Awak media dan pemerhati Pers Lotim gelar aksi megecam tindakan kekerasan yang dilakukan terhadap wartawan Radar Lombok, Fahmi. (Foto: kanalntb.com)

LOMBOK TIMUR, KANALNTB.COM – Belasan awak media dan pemerhati Pers di Lombok Timur gelar aksi di simpang empat BRI Selong, pagi tadi (12/12). Aksi tersebut dilakukan dalam rangka mengutuk tindak kekerasan yang dialami oleh Fahmi wartawan Radar Lombok.

Dalam aksi tersebut wartawan Lotim meminta aparat penegak hukum, menindak pelaku pemukulan. Karena tindakan tersebut sudah mencederai insan pers yang dilindungi oleh UU.

“Pelaku tersebut sudah mencederai kebebasan Pers,” ujar Koordinator aksi, Samsul Rizal.

Sementara itu, sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lotim, Widi Widiyanto menjelaskan turunnya rekan media di Lotim lebih dimaknai dalam kegiatan jurnalistik yang mengedepankan iktikad baik. Sesuai dengan pasal 1 kode etik jurnalistik, dimana jurnalisnhadir untuk publik.

“Jika wartawan diintimidasi dengan kekerasan fisik, ini sulit diterima dengan logika apapun. Jika memang tidak sepakat dengan isi karya jurnalistik, ada saluran yang bisa ditempuh seperti menggunakan hak jawab dan lainnya,” tegas pria yang akrab disapa bang Widi ini.

Widi berharap, semoga kejadian yang menimpa Fahmi adalah yang terkahir dan tidak terjadi di tempat lain.

Aksi yang berjalan hampir sejam tersebut berjalan tertib dan dikawal aparat kepolisian. Selanjutnya, peserta aksi membubarkan diri. (Dex)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here