Warga Sayang-Sayang Mataram Ditemukan Tewas di Gili Meno
Foto: warga mataram yang dievakuasi di bibir pantai. (KanalNTB.com)

Lombok Utara, KanalNTB.com – Masyarakat Dusun Gili Meno, Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki yang tersangkut di tali Manggar boat, Rabu (6/11) sekitar pukul 06:00 wita. Diketahui mayat laki-laki nahas tersebut bernama Jumarsah (25) asal Rt.005 / Rw 134 jln. Diponogoro lingkungan Sayang-Sayang lauq kelurahan Sayang-Sayang kota mataram, Nusa tenggara barat (NTB).

Kepala Basarnas I Nyoman Sidakarya yang dikonfirmasi wartawan mengungkapkan, penemuan mayat laki-laki ini bertempat di Pantai Bonty Dusun Gili Meno. Korban awalnya ditemukan oleh nelayan setempat dalam keadaan tak bernyawa dan tersangkut di tali Manggar boat.

“Korban ditemukan pertamakali oleh nelayan setempat pagi tadi dan sudah dalam keadaan meninggal dunia,” ungkapnya.

Kronologis kejadiannya, Pada hari Selasa kemarin, korban sempat meminta sampan/perahu milik Sukur (nelayan setempat) untuk pergi memancing ikan, namun tidak diberikan mengingat cuaca ekstrim dan gelombang tinggi di perairan Desa Gili Indah. Kemudian keesokan harinya (sekarang Rabu) saksi hendak pergi memacing ikan menggunakan perahu miliknya kemudian ia melihat seorang laki laki menggunakan baju warna merah dan tidak menggunakan celana tersangkut di tali manggar kapal dalam keadaan tidak sadarkan diri.

“Saksi Kemudian segera memberitahukan kejadian tersebut kepada warga sekitar dan menelepon kadus gili meno saudara Masrun. Dibantu warga lainnya kemudian mayat korban dievakuasi ke pinggir pantai,” katanya.

Kadus kemudian melaporkan kejadian tersebut ke mako polsek Pemenang untuk segera ditindak lanjuti. Anggota piket jaga polsek Pemenang kemudian berkoordinasi dengan anggota piket jaga dit pol air pos bangsal, basarnas pos bangsal dan posramil TNI AL pos bangsal.

“Setelah melakukan kordinasi, sekitar pukul 07.00 wita anggota piket jaga bersama anggota dit pol air ntb, basarnas pos bangsal dan danpos TNI AL pos Bangsal mendatangi TKP di dusun Gili Meno desa Gili Indah menggunakan kapal ruber boat milik TNI AL membawa korban ke puskesmas Nipah untuk dilakukan visum luar,” ujarnya.

Dugaan sementara pada malam harinya korban nekad pergi memancing ikan menggunakan perahu milik saudara Sukur dan tenggelam akibat hantaman gelombang tinggi, karena sekitar 400m dari lokasi korban tersangkut, ditemukan juga perahu milik saudara Sukur dalam keadaan terbalik.

Baca Juga:

“Berdasarkan hasil visum, mata dan telinga korban mengeluarkan darah kemudian dari mulut korban juga mengeluarkan busa dengan luka lecet di wajah dan badan korban yang diduga tergores oleh karang,” tandasnya.

(Eza)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here