Foto : Danrem 162/WB Kolonel Inf H. Farid Makruf medatangi salah satu peserta khitanan massal yang digelar TNI AD di lotim. (Istimewa)

LOMBOK TIMUR, kanalntb.com – Korem 162/Wira Bhakti menggelar bhakti sosial pengobatan dan khitanan massal dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika ke 72 tahun 2017 di Aula Kantor Camat Jerowaru Kabupaten Lombok Timur, Senin.

Danrem 162/WB Kolonel Inf H. Farid Makruf menyatakan karya bhakti kali ini dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan bagi warga Kecamatan Jerowaru yang beberapa minggu lalu terkena musibah banjir bandang.

“Dipilihnya Desa Jerowaru, karena beberapa minggu yang lalu terkena musibah banjir bandang yang mengakibatkan beberapa rumah rusak dan korban jiwa, semoga dengan diadakannya bakti sosial pengobatan massal dan khitanan massal ini dapat meringankan beban masyarakat dan bermanfaat bagi kita semua,” katanya.

Menurut Dandrem, kegiatan bakti sosial ini dilaksanakan selain dalam rangka Hari Juang Kartika, juga sebagai implementasi dan pengabdian TNI.

“Kami selaku anak kepada ibu kandungnya karena kami lahir dan rakyat dan kembali mengabdi kepada rakyat,” tegasnya.

Kegiatan ini melibatkan beberapa dokter spesialis maupun umum serta petugas kesehatan dari Denkesyah Mataram, Biddokkes Polda NTB maupun dari Rumah Sakit Lanal Mataram.

Camat Jerowaru Lalu Zulkifli, mengucapkan terimakasih kepada Danrem 162/WB beserta jajarannya telah dengan ikhlas bersedia membantu warga Desa Jerowaru yang terkena musibah banjir. Tidak itu saja, dirinya memberikan apresiasi atas pengabdian TNI yang begitu luar biasa dengan memberikan pengobatan dan sunatan massal kepada masyarakat yang membutuhkan.

Ratusan masyarakat yang begitu antusias datang untuk mendaftarkan diri dan diarahkan oleh para Babinsa untuk duduk di kursi yang sudah disiapkan oleh Koramil 1615-04/Keruak sambil menunggu antrian untuk dipanggil petugas.

“Sekitar 500 warga ikut pengobatan massal yang ditangani serius petugas dengan melakukan pengecekan tensi darah, setelah itu diarahkan ke dokter yang menangani sesuai dengan bidangnya dan diberikan obat berdasarkan resep dari dokter yang menangani,” ujar Karumkit TK IV Mataram dr. Ujang Setiawan.

Ia menambahkan, pengobatan massal kali ini lebih banyak diikuti oleh Lansia baik perempuan maupun laki-laki sehingga penanganannya harus lebih optimal, sedangkan sunatan massal diikuti oleh 20 orang anak dan tangani oleh tiga orang petugas agar dalam pelaksanaannya lebih fokus, cepat dan aman.

Hadir dalam kegiatan itu, Kasrem 162/WB, para Kasi Korem 162/WB, Dan/Ka/Pa Satdisjan Korem 162/WB, Ketua Persit KCK Koorcab Korem 162/WB, Camat Jerowaru dan ibu-ibu pengurus persit lainnya. (k1)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here