Target 77,5 Persen Partisipasi Pemilih Pemilu 2019, KPU NTB : Bukan Tugas Berat
Foto: Sosialisasi Kelembagaan dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pemilu 2019 . (kanalntb.com)

MATARAM, KANALNTB.COM – Partisipasi pemilih pada Pemilu 2019 ditargetkan meningkat dari Pemilu 2014 lalu 75.11 persen, pada pemilu 2019 ini menjadi 77.5 persen.

“Target 77.5 persen, bukan tugas berat menaikkan persentase itu, kerena pertisipasi pemilih legislatif kita di NTB tahun 2014 mencapai 77.29 persen, tinggal mengejar 0.21 persen, ” ujar Komisioner KPU NTB Divisi Hukum dan Pengawasan Yan Marli, Rabu (13/02) saat memberikan sambutan pada giat Sosialisasi Kelembagaan dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pemilu 2019 di Hotel Lombok Vaganza Kampus Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Mataram.

Yan Marli juga menyebut NTB masuk tipologi B, memiliki beban kerja lebih kecil. Walaupun beban kecil tidak bisa diremehkan, ini merupakan kekhasannya wilayah kepulauan di NTB.

“Hambatan logisik pemilu, logistik pemilu ada yang belum dijamah jalan harus mepergunakan kuda, menyeberang menggunakan kapal untuk mengantarkan surat dan kotak suara. Ini merupakan kekhasan daerah ini,” ungkapnya.

Yan Marli mengatakan banyak cara untuk meningkatkan partisipasi pemilih. Jika tidak hal ini akan mempengaruhi partisipasi pemilih pada pemilu 2019 mendatang.

Baca Juga:

Ia mengatakan cara yang dilakukan adalah dengan meningkatkan sosialisasi pada masyarakat. Sosialisasi itu berupa undang-undang atau aturan, mengajak untuk ikut menggunakan hak pilih pada pemilihan 17 April 2019 mendatang.

“Hari ini dilakukan sosialisasi kelembagaan dengan mengundang, ormas dan mahasiswa, serta pers untuk ikut membantu mensosialisasikan hal ini kemasyarakat,” ujar Yan Marli.

Komisioner KPU NTB Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Parmas dan SDM Agus Hilman menjelaskan, Untuk menyukseskan Pemilu 2019, KPU NTB juga telah membentuk Tim Relawan Demokrasi beranggotakan 55 orang.

Selanjutnya akan membentuk Kelompok Penyelanggara Pemungutan Suara (KPPS).

“Relawan tugasnya melakukan sosialisasi pemilu hingga desa pelosok. Sedangkan KPPS selain melaksanakan penghitungan suara, juga menyosialisasikan pendidikan pemilih,” pungkasnya. (Pur)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here