Syarat Cabup dan Wabup Lombok Utara Belum Lengkap
Foto: Ketua KPU Lombok Utara Juraidin menyerahkan berkas verifikasi calon ke bawaslu. (KanalNTB)

LOMBOK UTARA, KanalNTB.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lombok Utara mengungkap bahwa syarat calon Bupati/Wakil Bupati masih ada yang belum lengkap. Ketua KPU Lombok Utara Juraidin, Senin (14/9) mengatakan, ada sejumlah syarat yang belum dipenuhi para calon. Meski tidak berat tetapi itu sangat menentukan. Oleh karena itu calon sudah diimbau untuk segera melengkapi syarat.

“Ada yang masih belum memenuhi syarat, meski hal-hal kecil saja makanya kita minta untuk segera,” pintanya.

Dijelaskan, KPU sudah memberikan jangka waktu dari 14 September hingga 16 September. Syarat yang belum terpenuhi merujuk semisal surat keterangan yang terdapat salah huruf, visi misi yang belum ditandatangani, hingga hasil pajak dan lain sebagainya. Jika dalam batas waktu yang ditentukan belum juga dilengkapi maka calon bersangkutan akan gugur.

“Nanti itu semua akan diplenokan penetapan pasangan calon tanggal 23 September. Jika tidak memenuhi syarat kita minta lengkapi, tapi saya kira akan diperbaiki oleh tim karena yang kurang ini hanya hal-hal kecil,” jelasnya.

Menariknya, dalam proses persyaratan calon ini baik H. Najmul Akhyar dan H. Suardi, dan H. Djohan Sjamsu dan Danny Carter Febrianto Ridawan dipastikan lolos tes kesehatan. Keempatnya juga telah menyerahkan laporan harta kekayaan masing-masing. Hanya saja, perihal nominal pria yang akrab disapa Juraid ini enggan membeberkan lebih jauh.

“Kita hanya diberi laporannya saja tidak detail angkanya. Jadi kita gak tahu berapa pastinya,” katanya.

Lebih lanjut, menyangkut dana kampanye kedua belah pihak masih sama-sama tertutup. Selain mesti dilaporkan pada saat jelang kampanye yaitu Oktober 2020 KPU pun membatasi pergerakan para pasangan calon. Artinya mereka tidak bisa menggelontorkan pundi-pundi rupiah secara jor-joran. Pembatasan dimaksud Juraid, mengarah terhadap jumlah baju misalnya, spanduk, dan lain-lain yang berskala kecil.

“Berkaca gambaran dulu misalnya buat baju tidak boleh melebihi 50 ribu. Kalau undang orang misalnya, anggarannya tidak boleh Rp 50 ribu itu harus masuk dalam snack dan lain-lain,” ucapnya.


Baca Juga:


“Nanti apapun kegiatannya yang dikeluarkan untuk kepentingan mereka wajib akan dilaporkan ke kami,” imbuhnya.


Penulis: Eza

Editor: hmn

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here