Setelah Lebaran Doktor Zul Akan Pilih Pansel Sekda NTB
Foto: Gubernur NTB, Zulkieflimansyah (Dua kanan) saat menerima WTP di DPRD NTB. (ist)

MATARAM, KANALNTB.COM – Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengatakan setelah lebaran akan memutuskan anggota panitia seleksi untuk Sekertaris Daerah (Sekda) NTB. Ia mengatakan bisa jadi sekda sebelumnya akan ditunjuk Ketua Pansel.

“Setelah lebaran lah. Ketua Pansel nanti bisa langsung Sekda yang sekarang (Rosiadi.red),” ujar Doktor Zul pada Jumat lalu di kantor DPRD NTB.

Zul mengatakan Pemprov NTB tidak terburu-buru menunjuk pengganti Sekda NTB Rosiadi Sayuti. Dr Zul akan mengevaluasi dengan hati-hati supaya tak salah pilih.

Doktor Zul telah mengonfirmasi bahwa Rosiadi akan meninggalkan jabatan sekda pada awal bulan juni ini.

Masa Jabatan Sekda NTB Rosiyadi Sayuti akan segera berakhir. Rosiady akan genap berusia 58 tahun atau memasuki masa purnabakti sebagai birokrat tanggal 8 Juni 2019. Setelah itu muncul berbagai rumor terkait calon penggantinya di Pemprov NTB.

“Saya minta ini tidak akan buru-buru (ganti sekda.red) juga santai-santai saja, kita enggak akan secepat itu. Sehingga harus kita proses lah,” kata Doktor Zul, Kamis (23/5/2019).

 DPRD NTB Ramai-Ramai Menyambut

Wacana ini pun mendapat sambutan positif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) NTB. Seperti disampaikan Anggota DPRD NTB H Lalu Ruslan Turmuzi dan Lalu Pelita Putra. Keduanya mendukung Gubernur untuk mencari figur pengganti Sekretaris Daerah yang mampu menerjemahkan visi dan misi Gubernur. Mereka menilai hal itu pantas dilakukan

Ruslan Turmuzi berpendapat, pergantian Sekda merupakan kewenangan Gubernur. Dan ia selaku anggota DPRD memberikan dukungan.

“Jadi itu kewenangan gubernur, silahkan saja bila dianggap tidak mampu menerjemahkan visi gubernur. Kita dukunglah apa yang menjadi keinginan gubernur,” ujar Ruslan.

Ia pun menyerahkan pergantian tersebut ke Gubernur karena hal itu merupakan hak prerogratif dari Gubernur, DPRD hanya akan mengikuti seperti apa mekanismenya nanti.

“Yang penting gubernur tidak melanggar aturan, dan kewenangannya,” kata Ketua Fraksi PDI Perjuangan tersebut.

Ruslan berharap pengganti Sekda nanti merupakan orang yang mau mampu menerjemahkan visi misi Gubernur, selain itu juga harus bisa menguasai semua bidang supaya ketika ada persoalan bisa memecahkannya.

Anggota DPRD NTB yang lain H Lalu Pelita Putra berpendapat Sekda merupakan posisi yang sangat strategis sebagai pembantu Gubernur.

“Silahkan kalau gubernur merasa membutuhkan itu, sekda itu sangat stategis. Gubernur itu butuh pembantu yang perfeks. Tergantung gubernur nyaman atau tidak, apakah dengan sekda ini, visi dan misinya bisa diterjemahkan oleh sekda. Kalau mampu dia terjemahkan dia harus pertahankan,” katanya.

Pelita melanjutkan posisi Sekda itu ketua TAPD. Dan sesungguhnya yang dibutuhkan figur yang mumpuni, komitmen dan komunikatif dengan legislatif. “Sering terjadi hambatan dan molor dalam setiap pembahasan, trobosan komunikasi yang harus diperbaiki. Perlu ada penyegaran, itu artinya gubernur baru membutuhkan pembantu yang baik,” katanya.

Baca Juga:

Sementara itu, Pemerintah Provinsi mewacanakan melalui Badan Kepegawaian Daerah akan melakukan lelang terhadap jabatan Sekretaris Daerah, lelang jabatan itu tinggal menunggu arahan dari Gubernur NTB.

(pur)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here