Senator Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dapil Nusa Tenggara Barat, Baiq Diyah Ratu Ganefi (DRG). (Foto: kanalntb.com/dok)

LOMBOK TIMUR, kanalntb.com – Anggota MPR RI Hj. Baiq Diyah Ratu Ganefi menegaskan pentingnya meneladani sifat Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam. Terutama dalam upaya menegakkan nilai-nilai empat pilar kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika.

Terlebih, kata politisi yang sudah dua periode mewakili masyarakat NTB di DPD RI pada sila pertama Pancasila sudah ditegaskan pengakuan terhadap Ketuhanan Yang Maha Esa. “menjalankan syariat agama, meneladani sikap Rasulullah s.a.w merupakan hal fundamental yang diatur dalam Pancasila,” ujar Hj.Baiq Diyah Ratuganevi di Ponpes Al- Aqsho,Mamben, Lombok Timur.

Baiq Diyah menyosialisasikan empat pilar kebangsaan kepada masyarakat di Desa Mamben Lombok Timur. Sosialisasi empat pilar kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika itu berlangsung di Musalla Pondok Pesantren Al-Aqsho, Mamben, Lombok Timur pada 29 November 2017.

Kegiatan itu dihadiri sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat. Termasuk pimpinan Pondok Pesantren Al-Aqsho Lombok Timur TGH. Abdul Latief, H.R, S.Ag. Dalam kesempatan itu, Hj. Baiq Diyah Ratu Ganefi menjelaskan sosialisasi empat pilar itu dalam rangka manifestasi tanggung jawab Anggota MPR untuk membangun daerah.

Dikatakan, sosialisasi empat pilar MPR RI itu bertujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tokoh masyarakat terhadap pancasila, Undang- Undang dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan republik Indonesia, dan Bhineka Tunggal Ika dengan harapan dapat lebih memasyarakatkan dan membudayakan pentingnya penyelenggaraan kehidupan berkonstitusi melalui pemahaman aturan dasar.

“Ini sebagai upaya menanggulangi problema sosial di masyarakat, salah satunya yaitu dengan menumbuhkan kembali jiwa dan semangat Pancasila di dalam kehidupan bermasyarakaat, karena di dalam Pancasila sudah tercakup semua nilai dasar dalam kehidupan manusia. Sedangkan untuk problema Ekonomi, Pemerintah secara terus menerus melakaukan upaya-upaya perbaikan dengaan melakukan pengawasan, kajian dalam bidang ekonomi,” ujar Baiq Diyah Ratu Ganefi di hadapan masyarakat.

Baiq Diyah mengimbau agar generasi muda harus berwawasan luas terutama memahami Empat Pilar MPR RI. Generasi muda seyogyanya tidak melihat dari satu sisi terutama menyangkut politik.

“Sebab politik itu indahan jika diresapi. Politik itu seni memainkan kejiwaan, jika kuat akan menang. Generasi muda tidak boleh melihat dan menilai satu sisi saja,” ujarnya.

Menurutnya, masyarakat dalam berinteraksi sudah mulai dimasuki idiologi dari luar. Apa yang dilihat di media tidak melulu mengajarkan masyarakat seperti sikap yang di anjurkan oleh dasar negara.

Meski begitu, menurutnya, tidak semua media seperti itu. Justru keyakinan akan ajaran dan norma yang di tuangkan dalam Pancasila dan diajarkan sejak kecil oleh orang tua dan guru-guru tentu akan memengaruhi prilaku masyarakat.

Termasuk undang-undang yang dibuat harus berlandaskan pada Pancasila dan UUD1945. Karena di dalamnya sudah terkandung dasar dari pelaksanaan tatanan hidup NKRI. Maka itu, aparat keamanan akan mengamanka pelaku dan akan menegakkan aturan hukum yang sesuai dengan perbuatannya, tentunya dengan pertimbangan yang dilihat dari berbagai sudut.

Dalam kesempatan itu, masyarakat juga memberikan beberapa masukan diantaranya sosialisasi itu harus disampaikan dengan kreatif. Dengan begitu, masyarakat awam terutama yang tidak bisa membaca dan menulis bisa memahami materi yang disampaikan.

Selain itu, perlunya rumusan yang baku terkait sistim pelaksanaan sosialisasi. Karena jika teori saja yang diberikan, dikhawatirkan outputnya tidak maksimal. Sosialisasi yang dilakukan disesuaikan dengan tingkatan umur, lokasi dan kondisi lingkungan masyarakat.

Selain itu, pelaksanaan sosialisasi empat pilar MPR RI menggunakan metode yang berbeda. Tidak harus di dalam ruangan tetapi dapat dilakukan dengan kegiatan outdoor yang bersifat edukasi. Masyarakat juga berharap agar mata pelajaran Pancasila masuk kurikulum. (k2)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here