Foto : Mutasi pejabat di KSB ditahun baru 2018

KSB, kanalntb.com – Bupati Sumbawa Barat, DR. H. W Musyafirin MM, mengawali awal tahun 2018 ini dengan perombakan posisi pejabat di lingkup Pemda Kabupaten Sumbawa Barat. Ia memutasi 32 orang pejabat eselon II dan III pagi ini, Jum’at (5/1), di Graha Fitrah, kompleks KTC.

Dalam mutasi ini 10 orang yang sebelumnya berasal dari pejabat eselon III mendapat promosi ke eselon II. Promosi itu didapat setelah menjadi yang terbaik dalam seleksi lelang jabatan pimpinan tinggi pratama akhir tahun 2017 lalu.

Mereka adalah H Syamsul Kamil yang sebelumnya menjabat sebagai Kabag Kesra Setda KSB (eselon III) dilantik menjadi Staff Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan. Agus Hadnan, Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) menjadi Sekretaris DPRD. Sementara Sihabuddin AP, Kepala Bagian Organisasi Setda KSB dilantik menjadi Kepala Dinas Sat Pol PP.

Amar Nurmansyah, dilantik sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Pemukiman (PUPRPP). Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), drh Khaerul dilantik menjadi Kepala Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan, sementara Nurdin Rahman, sekretaris Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) dikukuhkan menjadi kepala badan setempat.

Jabatan kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) tetap dipercayakan kepada Tajuddin, yang sebelumnya menjabat sebagai sekretaris di dinas terkait.

M Yusuf, sekretaris Badan Pendapatan dan Aset Daerah (BPAD) juga dikukuhkan menjadi kepala badan terkait. Demikian pula Suharno, Sekretaris Badan Pengendalian Kependudukan Perlindungan Perempuan Anak dan KB, dilantik menjadi kepala badan terkait. Promosi juga diterima H Tuwuh, Sekretaris, dikukuhkan sebagai kepala Dinas Kesehatan (Dikes).

Sisanya adalah pejabat eselon III yang mengisi jabatan sebagai sekretaris dinas / badan, serta camat. Fauzi AR Camat Tiwang dipercaya sebagai sekretaris BPMPD. Posisinya digantikan oleh Suryaman, mantan Camat Brang Rea.

Bupati Sumbawa Barat, HW Musyafirin meminta para pejabat yang dilantik untuk langsung bekerja secara sungguh-sungguh pada jabatan baru yang diemban. Bupati juga mengingatkan agar para pejabat untuk berhati – hati dalam merespon tanggapan publik khususnya di media sosial.

“Jangan tanggapi berlebihan. Jangan persoalan pekerjaan dibawa ke media sosial. Apa yang saudara sampaikan sebagai pejabat adalah kebijakan jadi hati – hati,” tegasnya.

Bupati juga mengingatkan bahwa pejabat yang baru dilantik harus mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja yang baru sehingga bisa saling komunikasi dan koordinasi dalam menjalankan tugas dan fungsi.

“Komunikasi dan koordinasi yang baik merupakan kunci utama keberhasilan organisasi sehingga pejabat baru bisa menyesuaikan diri di lingkungan kerja yang baru,” tegas Bupati. (k8)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here