Ridwan Hidayat vs Mori Hanafi Berebut Ketua DPRD NTB dari Gerindra
Foto: Ketua DPD Gerindra NTB H Ridwan Hidayat (kiri), Dewan Penasihat DPD Gerindra NTB Mori Hanafi (kanan). (KANALNTB.COM)

MATARAM, KANALNTB.COM – Gerindra, PPP, dan PKS berhak dapat jatah kursi Wakil Ketua DPRD NTB hasil Pileg 2019, guna mendampingi sang jawara Golkar yang kebagian jabatan Ketua Dewan. Ada dua nama yang bersaing berebut kursi Wakil Ketua DPRD NTB 2019-2024 dari Fraksi Gerindra, yakni Ridwan Hidayat dan Mori Hanafi.

Berdasarkan hasil Pileg 2019, Golkar berhak atas jatah kursi Kedua DPRD NTB 2019-2024 karena mendominasi 10 kursi dari total 65 kursi Dewan. Sedangkan Gerindra berada di posisi kedua dengan memperoleh 9 kursi dan mampu membentuk fraksi tersendiri, sehingga berhak atas jatah Wakil Ketua DPRD NTB.

Sementara PPP yang berada di posisi ketiga dengan 7 kursi, juga mampu membentuk fraksi tersendiri sehingga berhak kebagian jatah Wakil Ketua DPRD Bali 2019-2024. Demikian pula PKS, yang berada di peringkat empat dengan perolehan 7 kursi, bisa membentuk fraksi secara mandiri untuk merebut jatah Wakil Ketua DPRD NTB 2019-2024.

Demokrat dengan 6 kursi, PAN dengan 5 kursi, Nasdem dengan 5 kursi, dan PDIP dengan 4 kursi, juga mampu membentuk fraksi sendiri, tapi tidak berhak dapat jatah Wakil Ketua DPRD NTB 2019-2024.

Sebaliknya, tiga parpol lagi harus berkoalisi untuk membentuk Fraksi Gabungan DPRD NTB, karena kursinya minim, yakni Berkarya (2 kursi), Hanura (1 kursi), dan PBB (2 kursi). Ketiga parpol gurem ini tidak berhak dapat jatah Wakil Ketua DPRD NTB 2019-2024.

Di internal Gerindra, Ridwan Hidayat dan Mori Hanafi disebut-sebut bersaing berebut kursi Wakil Ketua DPRD NTB 2014-2019. Keduanya merupakan caleg DPRD dari Gerindra Dapil NTB 1 dan NTB 6 yang sama-sama lolos ke kursi legislatif.

Ridwan adalah politisi asal Kota Mataram kini menjabat Ketua DPD Gerindra NTB. Politisi kawakan ini lolos ke DPRD NTB dengan perolehan 14.985 suara.

Sedangkan Mori Hanafi adalah politisi asal Bima. Mori lolos ke DPRD NTB Dapil NTB 6 hasil Pileg 2019 dengan 17.476 suara. Saat ini, Mori Hanafi pegang posisi Dewan Penasehat DPD Gerindra NTB.

Dalam perebutan kursi Wakil Ketua DPRD NTB 2019-2024 dari Fraksi Gerindra, Ridwan Hidayat punya peluang besar untuk terpilih karena posisinya selaku Ketua DPD Gerindra NTB. Pasalnya, dialah kader Gerindra dengan jabatan tertinggi di struktur partai yang lolos DPRD NTB.

Dikonfirmasi kanalntb.com terpisah, Selasa (14/05), Ridwan tidak mau membahas masalah jatah Wakil Ketua DPRD NTB. Alasannya, masih menunggu penetapan calon terpilih oleh KPU NTB. “InsyaAllah, kalau perintah partai saya siap, meknismenya DPD mengusulkan nama ke DPP. Misalnya DPD mengusulkan kader atas nama Ridwan,” ujar Ridwan.

Sebaliknya, Mori Hanafi mengatakan menyerahkan sepenuhnya kepada partai terkait perebutan kursi Pimpinan DPRD NTB di internal Gerindra ini. “Belum jelas. Untuk saat ini belum ada juknis nya Sepenuhnya ditangan DPP. Kalo dulu ada Tim yang dibentuk berjumlah 7 orang. Jadi mereka yang menentukan semua se- indonesia,” ujar vokalis Gerindra ini.

Lalu Wirajaya, politisi Gerindra asal Lombok Tengah yang lolos lagi ke DPRD NTB selaku caleg incumbent dengan perolehan 20.277 suara. Wirajaya diuntungkan dengan jabatannya saat ini sebagai Wakil Ketua DPRD NTB 2018-2019, menggantikan Mori Hanafi yang mundur pada Pilgub 2018 lalu.

Wirajaya mengatakan belum ada pembicaraan di internal partai Gerindra. “Belum dibahas di Internal,” katanya.

Sementara, di internal PPP ada satu nama yang digadang-gadang sebagai kandidat kuat Wakil Ketua DPRD NTB 2019-2024. Muzihir, politisi asal Kota Mataram yang kini menjabat Wakil Ketua DPW PPP NTB. Muzihir lolos buat keempat kalinya ke DPRD NTB Dapil NTB 1, dengan perolehan 19.526 suara. 

Pesaing utama TGH Hazmi Hamzar asal Lombok Timur yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPW PPP NTB yang lolos kelima kalinya ke DPRD NTB dengan 12.313 suara dan Moh Akri politisi Lombok Tengah menjabat sebagai Sekretaris DPW PPP NTB dan lolos pertama kalinya ke DPRD NTB dengan 10.071 suara.

Meski dijagokan, Muzihir belum mau berandai-andai soal jabatan Wakil Ketua DPRD NTB. Menurut Muzihi, semuanya ada di tangan Ketua DPW “Mekanismenya itu yang senior dipartai, dan suara terbanyak ya saya sendiri. di PPP urusan pimpinan dewan diserahkan kedaerah, kecuali Pilkada dan Muswil,” elak Muzihi saat dikonfirmasi kanalntb, Selasa (14/05).

Di internal PKS ada enam nama yang digadang-gadang sebagai kandidat kuat Wakil Ketua DPRD NTB 2019-2024. Abdul Hadi, politisi asal Lombok Timur yang kini menjabat Ketua DPW PKS NTB. Hadi lolos buat ketiga kalinya ke DPRD NTB Dapil NTB 1, dengan perolehan 21.312 suara.

Baca Juga:

Abdul Hadi mengatakan, menyerahkan sepenuhnya kepada partai terkait perebutan kursi Pimpinan DPRD NTB ini. “Nunggu DPP. Kreterianya secara umum punya kapabilitas, kapasitas, integritas, semua kriteria ini ada di semua aleg pks terpilih. Semua berpeluang,” katanya.

(pur)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here