Puluhan PKL Keruak Lotim Protes Relokasi
Puluhan PKL Keruak temui eksekutif dan legislatif terkait rencana relokasi lapak mereka yang berlokasi di pinggir kuburan Keruak, depan pasar Keruak. (Foto: kanalntb.com/dex)

LOMBOK TIMUR, KANALNTB.COM – Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) dari Keruak datangi kantor DPRD Lotim, pagi tadi (1/2). Kedatangan mereka guna hearing dengan pihak eksekutif dan legislatif atas rencana relokasi lapak mereka.

Lapak pada PKL ini rencananya akan direlokasi. Sebab tempat jualan mereka yang sekarang; pinggir jalan pertigaan Keruak yang menempel di dinding kubur dinilai mengganggu ketertiban.

Sayadi, perwakilan PKL dalam hearing menyampaikan keberatan atas rencana relokasi tersebut. Sebab merwka sudah bertahun-tahun berdagang di sana.

“Kami tidak menolak direlokasi. Tapi buatkan tempat dulu sebagai tempat kami berjualan. Kami pedagang kecil, kami inginkan ekonomi berbasis kerakyatan,” ujarnya.

Baca Juga:

Ia menjelaskan, arahan Wakil Bupati juga mengatakan akan dibuatkan dulu tempat relokasi sementara. Sementara itu, data PKl di sana mencapai 50-an PKL.

Sementara itu, kepala Badan Pendapatan Daerah Lotim, Salmum Rahman menyampaikan keberadaan para PKL memang tidak bisa dipungkiri. Keberadaan PKL disana kata Salmun memang bukan pada tempatnya.

“Hal itu bisa menyebabkan gangguan lalu lintas karwna semakin ramai. Berdasarkan UU yang berlaku juga, Peraturan Daerah kabupaten Lotim No 04 2007 tentang ketentraman dan ketertban umum. Kita juga tidak bisa menata, jika kita tidak mengetahui secara persis kebutuhan ruang yang ada,” kata Salmun.

Hal senada juga disampaikan oleh camat Keruak, Musyamin Hasyim bahwa sosialisasi sudah dilakukan beberapa kali. Bahkan iandatang dari rumah ke rumah para PKL. Namun, para PKL seperti tidak mengindahkan.

Dari hasil hearing kemudian mencapai kesepakatan, para PKL akan diberikan tenggat waktu sampai 3 bulan beres-beres sebelum direlokasi. (dex)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here