Polres Lotara Kumpulkan Bapaslon Pilkada KLU Ingatkan Bahaya Covid-19
Foto: Bakal Calon Bupati Lombok Utara hadiri sosialisasi Covid 19 oleh Polres Lotara. (KanalNTB)

LOMBOK UTARA, KanalNTB.com – Menjelang masa kampanye yang akan segera tiba tak pelak akan berhadapan dengan suasana covid 19 yang masih berlangsu g.. Untuk menghindari peluang penyebaran virus ini dengan kerumunan masa Polres Lombok Utara mengajak semua kontestan untuk tetap mematuhi protokol tetap (protap). Deklarasi komitmen pun dilakukan pada Kamis (10/9) berlokasi di Lapangan Tanjung.

Kapolres Lombok Utara AKBP Fery Jaya Satriansyah mengungkapkan, ini merupakan bentuk edukasi supaya masyarakat memahami. Pasalnya, di satu sisi Pilkada harus tetap berjalan namun juga tidak mengesampingkan bahaya daripada virus korona ini. Maka itu, pemangku kebijakan dikumpulkan mulai dari bakal pasangan calon (paslon), ketua pemenangan, koalisi partai, dan pihak penyelenggara.

“Outputnya supaya masyarakat paham menggunakan masker, mencuci tangan dan menghindari kerumunan. Karena konteksnya adalah Pilkada maka kita ajak para pemangku kepentingan,” ungkapnya.

Dijelaskan, komitmen ini tertuang dalam penyempatan tandatangan pernyataan kesanggupan bahwa nantinya kampanye dilakukan juga harus mengedepankan protap covid. Adapun jika tidak diindahkan tentu ada sanksi-sanksi terlebih Perda Nomor 7 Tahun 2020 tentang penanggulangan penyakit menular di NTB juga akan efektif berlaku pada 14 September 2020 mendatang.

“Aturan main sudah jelas, penegakkan aturan main juga sudah ada. Ini dilakukan bertahap karena yang paling bisa mencegah itu paslon, makanya kita dorong komitmen moral supaya tidak terjadi pengumpulan massa,” jelasnya.

“Hari ini kita gugah dengan pembagian masker sekaligus sosialisasi di masyarakat. Tadi para tokoh juga sudah melihat bahwa paslon tetap komit,” imbuhnya.

Sementara itu, Bakal Calon Bupati Lombok Utara H. Najmul Akhyar yang hadir dalam kegiatan mengaku setuju dengan apa yang akan diterapkan. Pasalnya, tidak menutup kemungkinan bahwa penyebaran virus korona masih ada di Lombok Utara sehingga perlu adanya penekanan guna memutus mata rantai.

“Makanya selalu disosialisasikan minimal menggunakan masker dengan kita menggunakan masker kita akan tetap terjaga,” ucapnya.

Najmul berharap, masyarakat yang sedang merasakan atmosfir Pemilukada ini hendaknya tidak terlalu berhiporia sehingga itu justru mengesampingkan keamanan kesehatan mereka. Meskipun berat, tetapi pihaknya yakin warga Lombok Utara mampu mematuhi aturan yang sudah ditetapkan.


Baca Juga:


“euporia ini justru kemudian menyebabkan kita lalai dan lakukan pelanggaran kita berusaha menekan memang berat mematuhi dalam kondisi pilkada ini tapi saya yakin,” tandasnya.


Penulis: Eza

Editor: hmn

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here