Polres Lotara Dalami Kasus Proyek Sumur Bor DKPP KLU Mangkrak
Foto: Sumur bor milik Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) KLU tahun 2017 yang diduga mangkrak. (KanalNTB.com)

Lombok Utara, KanalNTB.com — Polres Lombok Utara (Lotara) terus mendalami laporan LSM Lombok Utara Coruption Watch (LUCW) terkait kasus proyek sumur bor milik Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) KLU tahun 2017 yang diduga mangkrak. Penanganan kasus proyek di kecamatan Tanjung dan Pemenang tersebut sejauh ini sudah sampai tahap lidik guna menentukan tindak pidananya.

“Masih kita lidik, dan menentukan pidananya apa,” kata Kasat Reskrim Polres Lotara AKP Anton Rama Putra kepada wartawan, usai jumpa pers kemarin.

Mantan Kapolsek Tanjung itu juga mengatakan, sejauh ini pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap 10 orang yang masih berstatus saksi.

“Masih kita mintai keterangan,”ujarnya.

Terkait kasus tersebut lanjut Anton, pihaknya sudah mengantongi beberapa bukti. Salah satunya adalah dokumen-dokumen terkait proyek tersebut. Selain itu, pihaknya juga sudah turun melakukan pengecekan ke sejumlah titik sumur bor berada.

“Belum bisa menyimpulkan seperti apa, karena memang masih dalam penyelidikan,” jelasnya.

Meski begitu, kata dia, pihaknya tetap mengupayakan agar kasus tersebut bisa segera tuntas. Bahkan saat ini, Reskrim berkoordinasi dengan BPKP untuk menghitung kerugian yang ditimbulkan.


Baca Juga:


“Ini sedang kita koordinasikan juga dengan BPKP,”tandasnya.


Penulis: Eza

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here