PKS Lirik Selly untuk Pilwakot Mataram
Foto: Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB, Hj Putu Selly Andayani (dua kanan). (ist)

MATARAM, KANALNTB.COM – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melakukan penjajakan dengan Hj Putu Selly Andayani, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB, yang juga pernah menjabat Plt Walikota Mataram serta Istri Ketua DPD PDIP NTB, untuk Pilwakot Mataram 2020.

Ketua DPW PKS NTB Abdul Hadi mengatakan, Selly maju sebagai salah satu bakal cawali yang berpeluang besar didukung PKS karena memiliki rekam jejak dan kinerja yang cukup baik.

“Bisa jadi bersama dia (Selly.red) dan bisa jadi juga bersaing. Saya rasa kalau kita menutup kesempatan itu bahkan tidak akan pernah tampil juga potensi-potensi yang baik mungkin dari kalangan hawa. Saya katakan kenapa tidak kita memunculkan risma-risma baru. Misalkan di tempat-tempat lain yang memang punya kekuatan dan malah mungkin kelebihan daripada bu risma mungkin ini yang terpendam,” ungkap Hadi di Udayana, Rabu (11/07).

Dari internalnya, PKS NTB telah mengusulkan lima nama srikandi bakal cawali dari kader internal partai, yaitu Nuryanti Tadjudin yang saat ini jadi Kepala Bidang di Bappeda NTB, Istiningsih yang terpilih jadi anggota DPRD Kota Mataram, Lilik Sri Hartini wakil direktur SDIT anak Sholeh mataram dan ketua yayasan bina insan mandiri cakra negara, Dwi Anggraini Kusumah caleg DPR RI dapil NTB 2 kemarin dan juga pengusaha muda dibidang real estate, Febri khairunnisa sekarang aktivis perempuan dan direktur bank sampah Bintang sejahtera.

Pada calon dari ekternal, Hadi mengatakan terbuka untuk semua. “Kami juga bangga dengan hadirnya Selly,” katanya.

Hadi menyebut, untuk bertarung di Pilkada keputusan akhirnya itu nanti adalah di DPP. Karena pengambilan keputusannya nanti berjenjang jelas di kabupaten di dalam hal ini di DPD kota memberikan rekomendasi dua nama yang terbaik pasangan yang kira-kira bisa di rekomendasikan ke provinsi.

“Kalau memang diterima dan bagus untuk masyarakat kita. Karena kekuatan di kota mataram itu saya melihat salah satunya. Selain kekuatan beberapa tokoh, kekuatan kadernya melebihi daripada DPD yang lain,” ungkapnya.

Hadi tidak mematok apakah menjadi nomor satu di Kota Mataram nanti. “Bisa jadi nomor dua bisa jadi orang yang tidak menjadi topnya mungkin,”

Hasil survey nantinya, kata Hadi menjadi bukan satu-satunya item yang akan dipertimbangkan sebagai alasan pengambilan keputusan nantinya.

Baca Juga:

“Bukan hanya survei ada juga Pemira (Pemilu Raya) internal, ada juga mungkin kajian dan pola komunikasi kita bersama partai koalisi yang lain. Itu sangat tergantung dari kondisi di lapangan. Menurut saya jadi kalau disebutkan survey, kita akan survey tetap, cuma waktunya kapan sebelum pertengahan dan mungkin menjelang akan kita lakukan,” tegasnya.

(pur)

1
100%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here