PKL Keruak Merasa Dibohongi Pemkab Lotim
Foto: Nampak lapak PKL di Keruak samping kubur pertigaan Keruak diangkut petugas Sat Pol PP. (KANALNTB.COM)

LOMBOK TIMUR, KANALNTB.COM – Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Keruak Lombok Timur (Lotim) merasa dibohongi pihak pemkab Lotim. Pasalnya, pagi tadi (4/2) pihak kecamatan Keruak, polsek Keruak dan Sat Pol PP tiba-tiba datang dan merelokasi lapak dagangan mereka. Padahal, beberapa hari lalu mereka hearing di kantor DPRD Lotim ada kesepakatan PKL akan diberikan waktu tiga bulan untuk siap-siap direlokasi.

“Ini tidak jelas omongannya. Padahal kemarin kita rapat (hearing_Red) di kantor dewan dikasi waktu tiga bulan. Tapi kenyataannya begini. Ini namanya bohong!” ujar Ibu Neli, salah satu PKL.

Ia bingung, lantas apa fungsi hearing kemarin yang katanya memberikan warga waktu tiga bulan sebelum direlokasi. Pemerintah juga berjanji akan membuatkan tempat dulu baru direlokasi. Kenyataannya tidak demikian.

Senada dengan Ibu Neli, Ibu Tahmi juga menyesalkan tindakan aparat. Ia juga kaget akan kedatangan tersebut. Tidak ada pemberitahuan.

Ia juga tidak setuju direlokasi ke dalam eks terminal pasar Keruak. Sebab, sepi pembeli.

“Kalau di sana siapa yang akan beli. Kita saling liat antar pedagang saja,” kesalnya.

Sementara itu, camat Keruak, Musamin Hasyim menyampaikan ia hanya pelaksana tugas atasan, yakni Bupati. Relokasi juga dilakukan untuk kebaikan bersama.

“Sesuai dengan Perbup dan Perda mereka melanggar. Kita sudah berkali-kali sosialisasi,” ujarnya.

Sementara itu, terkait hasil hearing yang memberikan waktu PKL selama tiga bulan, Musamin mengatakan kesimpulan dari hearing itu hanya usulan bukan kesepakatan.

“Jadi itu hanya usulan bukan kesepakatan. Dan usulan itu harus bersurat dulu ketua dewan ke Bupati,” kilahnya. (dex)

0
0%
like
1
25%
love
1
25%
haha
0
0%
wow
1
25%
sad
1
25%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here