Kampanye di Masa Pandemi Rapat Umum Dibatasi 100 orang, Rapat Terbatas 50 Orang
Foto: Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Parmas dan SDM KPU Provinsi NTB, Agus Hilman, S.Sos. M.Si. (KanalNTB)

SUMBAWA BARAT, KanalNTB.com — Satu dari tujuh kabupaten dan kota di Provinsi NTB yang menyelenggarakan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 dipastikan hanya diikuti pasangan tunggal. Yaitu di Kabupaten Sumbawa Barat yang hanya diikuti oleh pasangan calon Fud-Musyafirin.

Meski demikian, paslon Fud-Musyafirin tak lantas bisa melenggang untuk jadi Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa Barat periode berikutnya. Bukan mustahil, justru kotak kosong yang jadi ‘lawan’ Fud-Musyafirin yang akan menang.

Menurut Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Parmas dan SDM KPU Provinsi NTB, Agus Hilman, S.Sos. M.Si walaupun calon tunggal bisa saja kalah dengan lawan kotak kosong.

“Kolom kosong atau dikenal di publik dg istilah ‘kotak kosong’ bisa saja ‘menang’ jika perolehan suaranya lebih besar dibanding kolom foto pasangan calon,” kata Hilman, Sabtu (12/9), kepada KanalNTB.

“Kalau kotak kosong (kolom kosong) yang menang, maka KPU menetapkan penyelenggaran pemilihan kembali pada pemilihan serentak periode berikutnya. Selanjutnya nanti jabatan bupati wakil bupati akan diisi oleh penjabat bupat dan wakil bupati, ” imbuh Hilman.


Baca Juga:


Sekadar info, tujuh kabupaten dan Kota di Provinsi NTB yang akan menggelar Pilkada 2020 adalah Kota Mataram, Lombok Tengah, Lombok Utara, Sumbawa, Sumbawa Barat, Dompu, Kabupaten Bima.


Penulis: Punk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here