Pilkada KLU, Golkar Tak Punya Kader Sendiri SK jadi Terlambat
Foto: Wakil Ketua DPD II Partai Golkar KLU, Mariadi. (KanalNTB.com)

Lombok Utara, KanalNTB.com — Berbeda dengan daerah lain, DPP Golkar sampai saat ini belum memutuskan pasangan bakal calon yang akan didukung di Pilkada Kabupaten Lombok Utara. Alasannya partai berlambang beringin itu sedang melakukan survey terhadap bakal calon yang akan bertarung pada kontestasi politik Desember mendatang.

“Kita masih lakukan survey terhadap bakal calon kepala daerah di KLU,” ungkap Wakil Ketua DPD II Golkar Lombok Utara, Mariadi, S.Ag., Senin (13/7).

Mariadi beralasan Golkar KLU terlambat mendapatkan rekomendasi karena tak memiliki kader partai yang maju sebagaimana daerah lain.

Menurutnya, surat tugas yang dikeluarkan Golkar tidak lain untuk mengkonsolidasikan calon dan partai yang akan menjadi koalisi. Jika proses itu selesai kemudian akan dilanjutkan dengan pemberian surat ketetapan kepada bakal calon.

“Di daerah lain kenapa sudah keluar karena ada kader partai Golkar yang maju, sementara di KLU tidak ada. Ketika rekomendasi itu belum diberikan maka mereka ini dikasih surat penugasan,”katanya

“Setelah bakal calon dianggap final, maka DPD I Golkar NTB akan menyampaikan kembali ke DPP. Rekomendasi DPD ke DPP disertai dengan berbagai pertimbangan, termasuk hasil survei,”terangnya.

“Untuk Lombok Utara menunggu saja dan menyesuaikan jadwal di DPP,”imbuhnya.

Untuk prosesnya sendiri lanjut Mariadi, pada tanggal 4-6 Juni digelar evaluasi surat tugas dan surat penetapan sementara oleh Timsel DPP Golkar. Tanggal 8-24 Juli yakni Konsolidasi lintas parpol pendukung dan simulasi akhir, 25 Juli-3 Agustus fit and proper test bakal calon, 4-17 Agustus survei terhadap 2-3 bakal calon, 18-31 Agustus penyampaian hasil survei oleh Timsel DPP, 1-3 September penetapan pasangan calon.


Baca Juga:


“Pokoknya kita menunggu saja sampai SK itu diturunkan,” tandasnya.


Penulis: Eza ; Editor: hmn

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here