Petahana Diperiksa Bawaslu KLU Gara-Gara Bagi Sembako
Foto: Bupati KLU H Najmul Akhyar menyerahkan sembako. (KanalNTB.com)

Lombok Utara, KanalNTB.com – Bakal Calon (Balon) Bupati petahana H. Najmul Akhyar diperiksa untuk dimintai keterangan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lombok Utara. Materi peneriksaan terhadap orang nomor satu di KLU tersebut terkait pembagian sembako oleh relawan yang menggunakan atribut salah satu balon di Kecamatan Bayan belum lama ini.

“Laporan itu, bagian hukum dan penindakan sengketa sudah diterima dan melakukan registrasi. Itu sudah memenuhi unsur formil dan materil. Sehingga kami dari Bawaslu mengundang orang-orang yang dilaporkan, saksi-saksi sama pelapor di undangan klarifikasi. Itu sudah dilakukan,”ungkap Ketua Bawaslu KLU Adi Purmanto pada wartawan,Senin (11/5).

Menurutnya, dalam klarifikasi tersebut Bupati Lombok Utara H Najmul Akhyar hadir sebagai terlapor. Jika berbicara unsur formil dan materil yang dimaksud yakni berbicara lokasi dan waktu kejadian, dan ada tidaknya barang bukti. Hal tersebut menjadi jalur awal untuk melakukan proses selanjutnya. Di pembahasan pertama kemarin, dari Bawaslu, Kepolisian, dan Kejaksaan sudah sepaham. Laporan ini sudah masuk sehingga akan ada tindaklanjut dengan mengundang klarifikasi.

“Ada proses lainnya. Setelah klarifikasi, nanti ada kajian dan lain sebagainya. Itu kita kumpulkan dan bahas di gakkumdu. Setelah itu kami lakukan kajian, barulah kami undang Kembali gakkumdu untuk apakah ada pasal yang bisa dikenakan,”katanya.

“Nanti di pembahasan kedua akan kami publish dilanjut atau tidaknya agar bisa disampaikan ke masyarakat,” sambungnya.

Sementara itu, Koordinator Divisi Hukum dan Penindakan Sengketa Bawaslu Lombok Utara Deni Hartawan menjelaskan, screenshoot facebook warga Bayan menjadi alat bukti pelapor. Saat ini pihaknya dalam tahapan mengumpulkan alat bukti, serta mengundang terlapor dan saksi untuk klarifikasi. Bawaslu juga membagi tim untuk penelusuran di lapangan. Ada yang ke sekretariat gugus tugas Covid-19 dan Dinas Sosial untuk memastikan beras bantuan dan anggaran beserta data.


Baca Juga:


“Memang indikatornya adalah pembagian beras untuk lansia. Karena ada di salah satu Dinas yang mengatakan ada jatah pembagian beras untuk lansia di KLU sebanyak 80 ton. Jadi ini kita kaitkan dengan pembagian yang di Akar Akar itu,”pungkasnya.


Penulis: Eza

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here