Penyaluran Tak Merata, Mahasiswa Minta Gubernur NTB Hentikan Program Beasiswa
Foto: Demo Mahasiswa di depan gedung DPRD NTB. (KanalNTB.com)

MATARAM, KanalNTB.com — Demo Mahasiswa di kantor DPRD NTB Udayana terjadi Kamis (16/07) siang. Mereka menuntut program beasiswa Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, yang sudah berjalan dua tahun terakhir dihentikan. Alasannya program peningkatan SDM pendidikan tersebut hanya menyentuh kalangan tertentu. Karenanya mahasiswa mendesak gubernur agar anggaran itu sebaiknya dialihkan untuk perbaikan gedung sekolah yang rusak di NTB.

“Kita menuntut agar Gubernur NTB menghentikan pengiriman beasiswa untuk 1000 mahasiswa itu karena tidak menyentuh semua kalangan. Lebih baik anggarannya dialihkan untuk memperbaiki gedung sekolah yang hampir roboh,” cetus Muh Al Fajri, Korlap Aksi di hadapan masa aksi dan anggota DPRD NTB yang menerima mereka.

Selain penghentian program beasiswa, massa aksi juga menuntut agar pemerintah meringankan biaya SPP mahasiswa yang terdampak corona.

“Bayangkan kami mahasiswa kesulitan untuk membayar SPP. Kami meminta Komisi V DPRD segera memanggil seluruh Rektor untuk menyelesaikan masalah ini,” keluh mereka lantang.

Anggota dewan yang mewakili pimpinan dewan, Raihan Anwar, menyambut baik tuntutan mahasiswa. Dan pihaknya berjanji akan mengkomunikasikan apa yang menjadi tuntutan mahasiwa kepada pimpinan untuk segera diselesaikan.

“Saya mewakili pimpinan, akan menyampaikan ini kepada Ketua DPRD untuk segera ditindak lanjuti,” tegasnya.

Di akhir aksi mahasiswa juga mengancam akan kembali melakukan demo lebih besar jika tuntutannya tidak dipenuhi.


Baca Juga:


“Kami akan kembali demo jika dewan tidak menghasilkan progres dari tuntutan kami,” tegasnya.


Penulis: Pur ; Editor: hmn

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here