Pertokoan Praya Lombok Tengah. (Foto: kanalntb.com/ist)

LOMBOK TENGAH, KANALNTB.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah akan melakukan kajian terhadap usulan Komisi II DPRD Lombok Tengah untuk menghapus aset daerah berupa pertokoan Praya. Permintaan dewan itu muncul, karena harga sewanya yang terlalu rendah hanya Rp7 juta pertahun.

“Permintaan dewan ini, kami akan kaji terlebih dahulu,” kata Sekda Loteng, HM Nursiah.

Nursiah, menuturkan setiap aset daerah yang akan dilakukan penghapusan diperlukan kajian. Itu pun ada aturan dan pedomannya. Tidak serta merta langsung dihapus saja.

“Apakah nanti ada peluang dihapus atau tidak, semuanya tergantung hasil kajian,” ujarnya.

Sementara, Ketua Komisi II DPRD Loteng, Samsul Qomar sangat menyayangkan sikap Pemkab Loteng yang hanya menyewakan pertokoan Praya itu sebesar Rp 7 juta pertahun, bahkan dibawah Rp 7 juta. Padahal, di tempat itu sangat berpotensi memberikan PAD yang cukup besar.

“Kalau sewanya hanya segitu, sebaiknya dilakukan penghapusan aset,” tegas Komeng sapaan akrabnya.

Selain penghapusan aset, ia mengusulkan agar dipihak ketigakan pengelolaannya. Dengan begitu, jelas pengelolaannya. Seperti, aset-aset daerah lainnya yang telah dipihak ketigakan. Malah itu lebih jelas pengelolaannya.

“Atas persoalan ini, kami akan buat pansus penghapusan aset,” tandasnya. (Dik)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here