Pengakuan Jelang Debat Walikota : HARUM Kuasai Medan, MUDA Punya Pengalaman
Foto: Calon Walikota H Mohan Roliskana-TGH Mujiburrahman (HARUM), Calon Walikota H Makmur Said-Badruttamam Ahda (MUDA).(dok)

MATARAM, KanalNTB.com — Debat kandidat walikota Mataram sehari lagi. Masing-masing kandidat mulai menyusun materi, strategi dan taktik menghadapi lawan. Seperti Partai pengusung Mohan menyebut H Mohan Roliskana-TGH Mujiburrahman (HARUM) telah menguasai medan dengan bekal pengalaman dua periode menjadi wakil walikota. Sementara itu Partai pengusung Makmur Said-Badruttamam Ahda (MUDA) juga tidak mau kalah menyebut diri sebagai kandidat yang memiliki segudang pengalaman birokrasi.

Koordinator Pemenangan Wilayah Golkar Kota Mataram, H Misbach Muliadi, mengaku bahwa Mohan Roliskana sudah menguasai medan. Sebab dua periode menjadi wakil walikota dan merupakan Ketua Partai Golkar.

“Pengalaman banyak, wakil walikota dua periode, medan pasti dikuasai Mohan dari segi kesiapan sudah siap,” tegasnya.

Selain itu Mohan sekarang menjadi Ketua Partai Golkar Mataram tentu telah berkonsultasi dengan Ketua DPD I dan Sekretaris DPD I.

“Dia ketua partai dia pasti konsultasi ke partai ada Ketua DPD I Suhaili, ada Sekretaris DPD I Isvie,” terangnya di ruang Fraksi Golkar DPRD NTB.

Misbach juga menyakini bahwa pada debat nanti tidak akan banyak berpengaruh. Sebab keinginan masyarakat menonton TV kurang. Turun ke lapangan menurutnya yang paling berpengaruh.

“Debat tidak mempengaruhi, dari 300 ribu penduduk Mataram yang menonton TV 20 ribuan. Jadi turun ke lapangan yang paling penting,” ungkapnya.

Ketua DPD Partai Gerindra, H Ridwan Hidayat menyakini bahwa MUDA sudah sangat siap menghadapi debat.

“Saya optimis debat pasangan muda ini bukan dipersiapkan, tapi memang sudah siap. Karena MUDA punya banyak pengalam di bidang birokrasi,” ungkapnya.

Selain itu program kartu prokes yang ditawarkan dalam debat pasti akan dikeluarkan menjadi senjata.

“Kartu ProKes akan ditawarkan di debat karena itu yang diinginkan masyakat mempercepat pelayanan, bebas berobat, bantuan permodalan,” tegasnya.

Menurut Ridwan MUDA pada hakikatnya tinggal melanjutkan kepemimpinan saat ini.

“MUDA tinggal melanjutkan saja, tinggal menyempurnakan. Dilanjutkan oleh orang yang paham. Makmur mantan sekda 12 tahun pernah asisten Sekda. Akhda itu intelektual muslim wawasan luas, nasionalis, dan mewakili kaum milenial kota cukup mumpuni, menciptakan Mataram religius dan berbudaya,” terangnya.

Ridwan menyarankan kepada MUDA agar mendalami soal covid bagaimana menyelesaikannya.

“Salah satu yang perlu didalami soal covid, kepiawaian untuk menyelesaikan yang kekinian. Penataan kota, ditingkatkan pembangunan SDM. Kwalitas SDM itu ada lima unsur, sains ilmu , knowlage terapan, atitude sikap mental pancasialis akhlakul karimah, semangat kerja, dan proaktif,” tegasnya.


Penulis: Punk

Editor: Hmn

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here