Wagub Rohmi Izin Cuti untuk Ikut Kampanye Terbuka Jokowi-Ma'ruf
Foto: Wagub NTB, Dr Sitti Rohmi Djalillah (kanan). (kanalntb.com)

MATARAM, KANALNTB.COM – Wakil Gubernur NTB, Dr Sitti Rohmi Djalillah menginginkan adanya sinergitas yang konkrit terkait program berantas buta aksara di wilayah NTB. Selain itu, keterlibatan langsung masyarakat juga harus.

“Antara pemprov dan kabupaten harus sinergitas brantas buta aksara,” ujar wagub yang sering dipanggil Ummi Rohmi ini ditemui usai acara Jumpa Bang Zul dan Ummi Rohmi(JangZulmi), Jum’at (8/2) dilapangan Kantor Gubernur.

BACA JUGA:

Perlu adanya kesadaran semua, sambung Rohmi, baik itu pemerintah dan masyarakat. Jadi tidak mesti hanya mengandalkan struktur pemerintah saja.

Rohmi menyangsikan adanya buta aksara di lingkungan pelajar. Dimana kata Rohmi wajib belajar di NTB saja sampai SMA. Jadi tidak mungkin masih adanya buta aksara di kalangan pelajar.

“Yang buta aksara yang mana? Yang tua yang tidak produktif mungkin,” ujarnya.

Rohmi menjelaskan bebas buta aksara akan sia-sia jika tidak adanya kontinuitas. Seperti pada kasus orang tua yang tidak produktif. Mereka setelah pelatihan bisa membaca. Namun, karena tidak dilatih beberapa bulan kemudian menjadi lupa.

Selain itu, Rohmi menyinggung program Absano. Ia menilai salah satu program berantas buta aksara tersebut harus digalakkan lagi.

“Program tersebut gak boleh berhenti. Anggaran tidak harus eksplisit. Bisa gandeng perguruan tinggi,” demikian Rohmi. (Dex)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here