Pemda KLU Lempar Soal SLBN Tanjung ke Provinsi
Foto: Kepala BPKAD Lombok Utara Sahabudin (KanalNTB.com)

LOMBOK UTARA, KanalNTB.com – Polemik lahan Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) di Desa Sokong, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara (KLU) yang diduga berdiri di lahan milik warga belum juga menemui titik temu. Pemerintah Daerah (Pemda) selaku pelaksana pembebasan lahan kini melempar persoalan tersebut ke Provisi Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk dianggarkan kembali mengingat aset SLBN sudah diserahkan ke pihak Provinsi.

Kepala BPKAD KLU Sahabudin saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, terkait persoalan lahan di SLBN Tanjung itu Pemda KLU tidak lepas tangan, pemerintah tetap memfasilitasi dan berkoordinasi dengan pihak provinsi karena aset SLBN Tanjung itu sudah pindah menjadi aset provinsi.

“Kami sudah bersurat dan menghadap langsung ke BPKAD provinsi untuk menginformasikan agar segera dianggarkan. Saya bahkan waktu itu datang bersama pak Sekda dan pak Inspektur,”ungkapnya.

Mantan Kepala Dinas Dukcapil KLU itu menegaskan, Pada pertemuan kala itu, pihaknya sudah menyampaikan agar pihak Provinsi segera menganggarkan pembebasan lahan seluas 40 are itu pada APBDP, namun karena kondisi covid-19 yang memaksa semua anggaran di refocusing maka penganggarannya akan diusahakan pada anggaran APBD murni 2021.

“Besok kita akan mengadakan pertemuan lagi dengan pemilik lahan,”ujarnya.

“Informasinya sih yang kena-kena ini akan dibayarkan dan kita harapkan semuanya ini cepat dibayarkan oleh provinsi,”imbuhnya.


Penulis: EzaEditor: hmn

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here