Pemda KLU Berikan Reword Para Pelaku Pariwisata Taat Bayar Pajak
Foto: Penyerahan penghargaan kepada pelaku wisata di KLU yang taat bayar pajak. (KanalNTB.com)

LOMBOK UTARA, KanalNTB.com – Pemerintah Daerah Lombok Utara memberikan reword kepada para pelaku pariwisata. Pemberian hadiah berupa laptop dan sepeda ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada para pelaku pariwisata karena sudah taat membayar pajak selama kurun waktu 2019 sampai 2020. Penyerahan reword di Lesehan Sasak Narmada Tanjung, dihadiri langsung PLT. Bupati KLU Syarifudin SH,MH. Plt Sekda KLU Raden Nurjati, Kaban Bapenda Hermanto serta perwakilan Hotel, Selasa (20/10).

PLT Bupati Syarifudin mengatakan, pemberian reword kepada para pelaku pariwisata khususnya bidang perhotelan ini merupakan apresiasi dari pemerintah karena mereka sudah taat membayar pajak. Meski realisasi capaian-capain pajak daerah belum memenuhi target tapi pihaknya bangga melihat semangat mereka.

“Pemerintah dan para pelaku wisata jangan lemah menghadapi situasi ini.
kami bangga kepada para pelaku usaha yang sudah taat membayar pajak, ini juga sebagai bentuk kewajiban mereka kepada daerah,”ungkap Syarif.

Politisi Gerindra itu menuturkan, pemberian hadiah ini adalah acara tahunan yang rutin digelar Pemda KLU dengan para pelaku usaha. Dimana, pemerintah memberikan apresiasi serta perhatian kepada mereka yang telah selesai menunaikan kewajibannya.

“Tahun ini kita berikan dalam bentuk reword, nanti mudah-mudahan hadiah ini menjadi salah satu pemicu semangat mereka untuk terus taat membayar pajak,”katanya.

Syarif menilai, sejauh ini para pelaku usaha di Lombok Utara sangat taat membayar pajak kepada daerah meski, pihaknya tidak menampik bahwa ada sebagian para pengusaha masih nakal dalam menunaikan kewajibanya, maka dari itu pihaknya mengimbau agar para pelaku usaha ini senantiasa membayarkan pajak kepada daerah sebab kata Syarif pajak merupakan roh didalam melakukan pembangunan fisik maupun non fisik.

“Kalau para pelaku usaha ini tidak taat bayar pajak mungkin negara ini bisa bubar karena keuangan negara sebagian besar bersumber dari sektor pajak,”tegasnya.

Sementara Kaban Bapenda Hermanto mengungkapkan, Pemberian reword terhadap para pelaku pariwisata ini kaitan dengan ketaatan mereka membayar pajak di tahun 2019. Pemerintah memilih sektor pajak di pariwisata karena, sekor inilah yang merupakan penghasil PAD terbesar di KLU.

“Banyak hal yang kita nilai seperti ketaatannya menyetor pajak, tepat waktu, jumlah yang disetorkan ke daerah dari target yang sudah ditentukan,”ujarnya.

Hermanto menjelaskan, tahun ini pemerintah KLU memberikan reword kepada 12 Hotel dalam bentuk dua unit laptop dan sepuluh unit sepeda.

“Ada juga sekitar 24 Hotol tetapi itu kita berikan dalam bentuk piagam penghargaan,”jelasnya.

Sementara terkait realisasi target pajak di KLU Hermanto mengaku sejauh ini memang belum memenuhi target dikarenakan kondisi daerah yang sedang dilanda wabah covid-19. Meski demikian pihaknya terus menggenjot sektor pajak lain seperti PBB dan PKB guna memenuhi target.

“Capaian kita sudah 71 persen untuk penarikan pajak. Kita terus genjot lagi untuk penarikan agar bisa terpenuhi target. Yang cukup besar itu sekarang ada di sektor PBB serta pajak restoran,”pungkasnnya.


Penulis: Eza

Editor: hmn

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here