Pasutri di Lombok Utara Ditemukan Tewas Mengenaskan
Foto: Pasutri miaterius yang ditemukan tak bernyawa di Lombok Utara. (KanalNTB.com)

Lombok Utara, KanalNTB.com – Warga Dusun Sumur Jiri Desa Santong Mulia Kecamatan Kayangan Lombok Utara dibuat geger oleh penemuan mayat pasangan suami istri (Pasutri). Mayat tersebut ditemukan oleh AN, S, dan AJ di rumah korban pada Minggu, (5/7). Demikian diungkapkan Kasat Reskrim Polres Lombok Utara AKP Anton Rama Putra saat dimintai keterangan, Senin (6/7).

“Keduanya sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia ketika saksi ketiga masuk ke dalam rumah,” ungkapnya.

Dijelaskan, kronologis kejadian bermula ketika saksi AN pergi ke rumah korban pukul 19.30 wita. Ia melihat sandal korban berada di luar kemudian memanggil korban namun korban tidak menyahut. Lantaran curiga, kemudian saksi pergi ke rumah orang tua korban dan mengajaknya mengecek ke dalam rumah.

“Karena tidak kunjung menyahut kemudian AJ mendobrak pintu rumah korban dan melihat korban S (25) tergantung di dalam rumah dengan menggunakan tali nilon yang panjangnya 3 meter,” jelasnya.

Setelah pintu korban didobrak oleh AJ kemudian ia mengambil sabit dan memotong tali nilon yang diduga untuk gantung diri. Namun, didalam rumah rupanya ditemukan juga korban kedua yang tak lain merupakan istri S yaitu R (20) tergeletak di atas ranjang tempat tidur dengan mulut mengeluarkan busa. Tak pikir lama mereka pun lantas melaporkan kejadian ini ke polsek setempat.

“Kemudian kedua korban dievakuasi oleh anggota Polsek Kayangan beserta warga sekitar dan dibawa ke puskesmas kayangan menggunakan dua unit mobil ambulans,” katanya.


Baca Juga:


Pihak keluarga, lanjut Anton, menolak dilakukan autopsi kepada kedua korban. Adapun barang bukti yang berhasil diamankan polisi di TKP yaitu, satu buah tali nilon warna biru dengan panjang kurang lebih sekitar tiga meter, satu buah tas warna biru, satu buah sabit yang digunakan untuk memutus tali, dan satu buah handphone.

“Kami masih dalami saat ini proses masih lidik,” pungkasnya.


Penulis: Eza ; Editor: hmn

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here