Pasca Gempa, Kerugian Pariwisata Gunung Rinjani Capai Rp10 Milyar Lebih
Foto: Gunung Riniani. (ist)

LOMBOK TIMUR, KANALNTB.COM – Gunung Rinjani sejak ditutup pasca gempa Lombok mengalami kerugian yang cukup fantastis. Yakni mencapai angka Rp 10 Milyar.

Baca Juga:

Hal tersebut dilihat dari pencapaian TNGR dari tahun-tahun sebelumnya. Dimana, pada 2017 TNGR mencatat Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp 10 milyar. Kemudian pada 2018, tercatat Rp 6 milyar.

“Perkiraan kita itu lebih dari Rp 10 miliar, ” kata kepala TNGR, Sudiyono pada kanalntb.com pagi tadi, (12/3).

Kemudian, lanjut Sudiyono, angka tersebut belum termasuk pada sektor bisnis masyarakat. Seperti homestay, tour and travel, kuliner dan lainnya, hal itu menurutnya tentu angkanya akan membengkak.

Kata Sudiyono angka tersebut terus akan bertambah seiring makin lamanya gunung Rinjani ditutup. Dan itu akan berdampak ada perekonomian masyarakat yang bergantung pada zona pariwisata gunung Rinjani.

“Bisa dibayangkan tercatat ada 1400 an guide-porter yang ada, kemudian berapa bulan sudah mereka menganggur. Belum karyawan ujar jawab yang ada di homestay,” katanya.

Untuk diketahui, TNGR rencananya akan membuka pendakian ke gunung yang dinilai paling eksotis tersebut pada awal April mendatang. Namun, sebelumnya tim akan melakukan survey terlebih dahulu ke lapangan. Untuk mengkaji sejauh mana kondisi jalur gunung Rinjani terkini.

“Hari ini kita rapat. Rencana Rabu sampai Sabtu tim akan melakukan survey,” pungkas Sudiyono. (dex)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here