Pahrurrazi Siap Maju Pilkada, Tawarkan Konsep Integrasi Pertanian dan Pariwisata di Lombok Tengah
Foto: Direktur Nusra Institut , Lalu Pahrurrozi,ST. (ist)

LOMBOK TENGAH, KANALNTB.COM – Seorang figur muda warga Lombok Tengah Lalu Pahrurrozi, ST mengatakan telah menyiapkan konsep Integrasi Pertanian dengan Pariwisata untuk ditawarkan kepada warga Lombok Tengah.

“Ada beberapa gagasan yang saya lagi coba matangkan. Utamanya itu terkait dengan integrasi pariwisata sama pertanian,” kata Oji sapaan akrabnya yang menyatakan siap maju pada Pilkada Lombok Tengah tahun 2020, dikonfirmasi kanalntb.com, Sabtu (15/06).

Konsep Integrasi Pertanian dengan Pariwisata nantinya itu, kata Pahrurrazi melihat pertumbuhan pariwisata di contoh daerah lain itu selama ini tidak banyak berdampak ke kunjungan pariwisata, justru berkurang drastis tidak berdampak pada sektor pertanian. Artinya selama ini komoditas itu tidak banyak terserap pada kerja-kerja pariwisata, lebih banyak pada konsumsi domestik warga.

“Nah yang kita khawatirkan nanti di lombok tengah itu tidak ada hal yang sama bisa terulang. Jadi yang ingin saya dorong itu adalah konektivitas antara pertanian dan pariwisata. Nanti ada turunan- turunannya itu ada pertanian ada soal penyiapan sumber tenaga apa, sumber daya manusianya kemudian ada soal pengetahuan lembaga keuangan dan ada tata niaga. Jadi ada sekitar enam tujuh kelembagaan yang harus dilibatkan dalam gagasan itu kebijakan- kebijakan pemerintah daerah, ” ujarnya yang juga Direktur Nusra Institut ini.

Pahrurrazi mengaku digitalisasi ekonomi pariwisata juga perlu dilakukan. Jadi yang ada gagasannya sekarang sedang lagi bangun pasar kopang itu sangat bagus mempertemukan pasar tradisional.

“Tapi saya ingin melangkah lebih maju lagi nanti konsep pasarnya itu sudah pasar bukan lagi pasar tradisional kita ingin membangun pasar di udara. Kebijakan pemerintah daerah sekarang sudah bagus kalau saya sudah bagus kalau istilahnya kalau yang berfungsi adven kita tambahkan ini nanti. ini lagi saya permatang gagasannya sudah ketemu konsep- konsep dasarnya ini terkait dengan insentif apa semuanya nanti untuk pelaku usaha. Ini skala pertukaran lombok tengah, tapi nanti dikaitkan dengan apa saja kewenangan pemerintah daerah yang bisa ditukar sebagai insentif buat mereka sebagai pelaku usaha,” jelasnya yang sekarang menjadi Ketua Ormas Garbi NTB yang digagas Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah.

Oji mengaku tidak terlalu memikirkannya apakah maju dengan partai atau perseorangan. Tapi dia terus menawarkan gagasan dan program pembangunan kepada semua pihak untuk mendapat dukungan masyarakat.

“Masih panjang waktu. Jalur partai atau independen nggak masalah. Nggak prinsipil. Komunikasi dengan tokoh-tokoh partai pun intensif kita lakukan,” tegasnya yang pernah menjadi caleg DPRD NTB dari PKS dapil Lombok Tengah ini.

Dia mengakui tidak tergantung dengan figur Fahri Hamzah, tetapi dia ingin menyadarkan warga lombok tengah yang ada sekarang.

Baca Juga:

“Kita bukan memilih fahri. Yang saya mau himpun ini bukan kesadaran kepada fahri, tapi kesadaran warga lombok tengah,” tutupnya.

Sejumlah figur yang bakal maju pada pilkada serentak Kabupaten Lombok Tengah 2020 diantaranya Lalu Pathul Bahri Wakil Bupati Lombok Tengah yang juga Ketua DPC Gerindra Lombok Tengah, Humaidi Ketua DPD II Golkar Lombok Tengah, Ziadi Ketua DPC Demokrat Lombok Tengah, Ruslan Turmuzi Politisi PDIP, Lalu Pelita Putra Ketua DPC PKB Lombok Tengah, Lalu Aksar Ansori Mantan Ketua KPU NTB, Lalu Putria mantan Kadis Pariwisata Loteng, Samsul Qomar, Zainul Aidi Sekertaris DPD Demokrat NTB, H Lalu Kelan Sekertaris DPD II Partai Golkar.

(pur)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here