Dewan Tuding Mutasi Pemprov Asal-Asalan, BKD Anggap Tidak Ada Masalah
Foto: Politisi PPP yang juga Wakil Ketua DPRD NTB H Muzihir. (KANALNTB.COM)

MATARAM, KANALNTB.COM – Desas desus partai Golkar akan memborong kursi pimpinan Alat Kelengkapan Dewan DPRD NTB mendapat tanggapan serius. Setelah Gerindra menegaskan kepada partai Golkar untuk memperhatikan azas keadilan kini giliran anggota PPP, H Muzihir, yang bereaksi negatif atas gelagat politik partai tertua tersebut. Menurut Muzihir bahwa tidak ada partai mayoritas di NTB, sehingga mustahil Golkar menguasai AKD.

Pria yang juga duduk sebagai Wakil Ketua DPRD NTB dari Fraksi PPP itu menegaskan hal tersebut mustahil dilakukan oleh Golkar. Sebab partainya bukan mayoritas di DPRD NTB.

“Jadi begini ya tidak ada partai mayoritas hari ini di NTB. Semua sama hanya lebih satu dua kursi aja dari pada yang lain ya. Jadi itu tidak mungkin terjadi monopoli ya alat kelengkapan dewan oleh satu partai tidak berani,” tegasnya, Kamis (4/10)

Muzihir melanjutkan bahwa AKD dikuasai satu partai politik. Dia mencontohkan PDIP yang ada di Boyolali.

“Saya pastikan mustahil karena tidak ada yang partai mayoritas Lain kalau seperti di DPRD Boyolali anggota DPR tiga puluh enam dari PDI jadi sembilan partai itu  kursinya satu satu yang lain. Makanya di Jawa Tengah bisa dimonopoli seperti zaman orde baru tapi kalau untuk DPRD provinsi Nusa Tenggara Barat tidak ada yang monopoli,” terangnya.

Muzihir juga menyebut tidak mungkin bisa di lakukan DPRD NTB karena suara-suara partai ini berat beda-beda tipislah Fraksi gabungan ada yang tujuh, Fraksi PPP tujuh juga ungkapnya.

Muzihir juga meminta agar partai yang memiliki Jumlah kursi sedikit bisa diakomodir.

“Insyaallah kita akan akomodir semua potensi dari fraksi ini kita akan duduk bareng ya siapa di mana insya allah itu kan tapi ini belum kan,” tuturnya.

Karena itu akan dibahas setelah pelantikan Pimpinan definitif melalui pembahasan tatib DPRD.

“Jadi begitu pelantikan ya pimpinan DPRD definitif hari itu juga insyaallah kita akan menggelar rapat untuk tatib nya. Jadi begitu kita dilantik ya definitif pimpinan DPR langsung tatipya disahkan,” tegasnya.

Soal PPP sudah mendapat jatah pimpinan komisi. Muzihir menolak memberi komentar.

Baca Juga:

“Ya nantilah setelah pelanatikan, tunggu saja,” ungkapnya.

(pur)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here