Muzihir: Pemilihan Sekda Wewenang Gubernur, Siapapun Tak Bisa Intervensi
Foto: Wakil Ketua DPRD NTB H Muzihir. (KanalNTB.com)

Mataram, KanalNTB.com – Wakil Ketua DPRD NTB H Muzihir menyebut penyerahan rekomendasi  calon sekda oleh beberapa sesepuh NTB dengan menyebut nama sangat disayangkannya.

Menurut Muzihir itu harusnya tidak menyebut nama. Karena akan mengakibatkan pansel tidak dipercaya lagi menentukan calon sekda.

“Seharusnya kita percaya kepada pansel sekda yang sudah dibentuk. Mereka semua telah teruji dan profesional,” terangnya, Senin (21/10) ditemui diruang kerjanya lantai dua gedung Udayana.

Muzihir juga menganggap bahwa penggiringan opini kepada salah satu calon Sekda untuk tidak dipilih. Dianggapnya sangat kental sekali muatan politiknya.

“Jangan giring begitu. Nanti kan pasti tiga nama itu ujungnya kewenangan Gubernur NTB dan kemendagri untuk menentukan,” ungkapnya.

Dia juga menyebut bahwa, kelima nama yang lolos calon Sekda merupakan yang terbaik. Dan Gubernur mengakui bahwa lima nama tersebut semuanya bagus.

“Saya mengenal kelima calon sekda itu sangat baik. Iswandi saya kenal sejak pindah dari timor-timor (TimTim) setelah merdeka pidah dan tugas di Lombok Barat menjadi staf dan karena memiliki kemampuan sehingga cepat dipromosikan. Sama halnya juga Mbk Eva, Gita, Ridwansyah, Husnul. Tetapi Gubernur tentu akan memilih orang yang bisa menerjemahkan keinginannya dan dekat dengannya,” terangnya.

Menjadi sekda kata Muzihir merupakan tugas yang tidak ringan karena dia juga sebagai Kepala TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah).

Baca Juga:

“Sekda itu kepala TAPD yang harus paham tentang anggaran. Iswandi mampu menangani APBD 2020 saat waktu krusial dan berhasil diketok walaupun dinamika yang tidak ringan, kita tahu itu kan. Gubernur juga tentu melihat Iswandi berhasil makanya dia dilantik lagi menjadi Penjabat Sekda,” pungkas Muzihir.

(pur)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here