MIZAN
Foto: dok

Oleh: TGH Khalilurrahman


Setiap minggu seorang lelaki menjual krupuk buatan istrinya ke toko bahan makanan langganannya di kota. Hasil penjualannya dipergunakan kembali untuk membeli bahan di toko tersebut, termasuk juga barang kebutuhan lainnya.

Krupuk Itu dijual dalam bentuk kering dengan kemasan 1 kilogram. Berbagai jenis dan variasi rasa yg dibuat, sehingga cukup laris dan membuat pemilik toko itu senang berlangganan.

Suatu ketika pemilik toko itu merasa curiga dengan berat krupuk yg dia terima, maka segera diambilnya satu bungkus dan diapun menimbangnya. Dugaannya benar. Berat bungkusan Itu tidak sampai 1 kg, hanya 900 gr. Diambilnya lagi bungkusan yang lain, ternyata beratnya sama. Kurang 100 gram di timbangan.

Giginya gemeretak, badannya terguncang, geram, karena tidak menyangka demikian curangnya pedagang krupuk langganannya itu. “Ternyata selama ini dia telah membohongiku. Berapa banyak kerugian yang telah aku terima. Dasar Penipu!” teriaknya dalam hati dengan dada seakan meledak.

Hingga pada Minggu selanjutnya ketika lelaki penjual krupuk itu datang lagi membawa barangnya seperti biasa, segera pemilik toko itu mengangsurkan sebungkus krupuk yang sengaja dia simpan, lantas dengan setengah marah dihardiknya pedagang krupuk itu : “Lihat ini, kamu telah menipu saya! Kamu katakan bahwa sebungkus krupuk mentah ini beratnya 1 kg ternyata hanya 900 gram!” teriaknya sambil menunjukkan jarum angka pada timbangan kuenya.

“Kamu telah menipu aku. Betapa banyak kerugianku karena perbuatanmu…!! “

Pembeli lain yang kebetulan sedang berbelanja ikut memperhatikan. Salah seorang dari mereka meminta sebungkus krupuk yang baru dibawa untuk ditimbang. Ternyata benar, beratnya kurang 1 kg. Tak pelak, merekapun ikut menuduh dan menghakimi penjual itu. Suasana gaduh, lelaki itu terpojok melihat jarum angka di timbangan.

Sambil merapikan ikatan kardus kerupuknya, lelaki itu menundukkan kepala malu, kemudian ia berkata : “Maafkan, saya ini orang miskin. Saya tidak punya timbangan khusus di rumah. Setiap saya membeli tepung di toko anda seberat 1 kg, maka itulah yang saya jadikan timbangan untuk mengukur berat krupuk yang saya bungkus…….”

………

“Dan balasan keburukan adalah keburukan yang serupa”
( QS : Asy-Syura: 40)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here