Merasa Diremehkan Komisi V Usir Pejabat Dikbud di RDP, Gubernur Zul Diminta Bersikap
Foto: Ketua Komisi V DPRD NTB TGH Mahalli Fikri (kanan) dengan anggota Komisi yang lain. (KanalNTB.com)

Mataram, KanalNTB.com – Ketua Komisi V DPRD NTB TGH Mahally Fikri mengusir pejabat Dikbud (Dinas Pendidikan dan Kebudayaan) setingkat Kabid yang datang terlambat pada Rapat Dengar Pendapat (RDP), Rabu (9/1) dengan Komisi V. Keterlambatan pejabat datang di RDP tersebut dinilai dewan sebagai sikap tak menghargai panggilan dewan padahal Kepala Dinasnya sendiri sudah tiba lebih awal.

Atas kejadian tersebut rapat akhirnya ditunda. “Kita akan memulai rapat namun kepala bidang SMA dan SMA serta SLB yang ingin kita klarifikasi terlambat hadir. Sementara Kepala dinas yang hadir diminta untuk menghadirkan kabidnya mengaku tidak tahu ini kan sangat miris kita tidak ada koordinasi padahal kita sudah bersurat,” ungkapnya.

Mahally mengaku bahwa kehadiran tiga pejabat Dikbud tersebut sangat dibuyuhkan dan urgen. Karena ingin mengklarifikasi beberapa waktu lalu keluhan forum guru SMA dan SMK swasta di Lombok Timur.

” Bagaimana kita mau meluruskan masalah ini kalau dia tidak hadir,” tegasnya.

Anggota Komisi V lain Akhdiansyah yang biasa disapa Guru Toi ini juga bersuara keras memprotes kenapa mitranya di Dikbud tidak menghargai dewan.

“Ini harus jadi pelajaran kepada mitra yang lain. Kalau masih seperti ini kita akan usir juga. Yang aneh Kadis takut dengan Kabidnya ini sangat tidak bagus dalam organisasi. Ini parah dan penyakit akut kalau kita istilahkan sudah kangker stadium empat,” tegasnya.

Anggota Dewan lainnya, H Lalu Budi Suryata juga menganggap sikap pejabat dikbud sudah melanggar etika dan harus diberikan semacam softerapi.

” Saya ingin ada semacam sikap yang tegas agar pelanggaran etik pejabat ini segera dituntaskan,” ungkapnya.

TGH Mahalli juga akan meminta kepada seluruh fraksi untuk bersikap mengenai problem dikbud ini.

Baca Juga:

“Kongkritnya kami akan menggalang dukungan agar fraksi yang ada termasuk saya agar terus disuarakan oleh fraksi fraksi lain. Gubernur harus segera bertindak jangan dibiarkan,” tegasnya.

(pur)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here