Mansyur, Pebisnis Gaharu Dari Pelosok Lombok Beromzet Miliaran
Foto: Nampak pekerja di bengkel sederhana milik pak Mansyur sedang mengikis potongan kayu gaharu di desa Danger, Masbagik Lombok Timur. (kanalntb.com)

LOMBOK TIMUR, KANALNTB.COM – Suara bising alat para pekerja di bengkel sederhana di desa Danger, Masbagik, Lombok Timur terdengar dari luar jalan raya. Di luar bengkel nampak potongan-potongan kecil kayu gaharu yang dijemur. Namun siapa sangka bengkel sederhana tersebut beromzet miliaran rupiah. Adalah Mansyur nama pemilik sekaligus pemilik usaha kayu gaharu tersebut.

Olahan kayu gaharu tersebut dibuat untuk dikirim ke luar negeri. Terutama kerajaan Arab Saudi. Tidak disangka pula, kayu gaharu yang dikenal sebagai Black Magic Wood tersebut diproses di pelosok Lombok tersebut dipakai untuk pengharum Ka’bah di Masjidil Haram nun jauh di sana.

“Ini untuk pengharum di masjdil haram. Di sana sehari butuh pengharum gaharu itu setidaknya 60 kilo,” ujar Mansyur ditemui kanalntb.com di bengkelnya, tidak lama ini.

Baca Juga:

Mansyur menjelaskan, olahan kayu gaharu dari bengkelnya tidak langsung dibawa ke Arab Saudi dulu. Tapi, dikirim ke perusahan yang masih bernaung dalam perusahaan Raja Salman Group di Jakarta. Setelah diolah di Jakarta baru kemudian dibawa ke Arab Saudi.

Pantauan media ini, para pekerjanya mengikis potongan-potongan kayu gaharu kecil kering tersebut sedemikian rupa. Hingga menjadi serbuk-serbuk kecil seperti seperti sudah dimakan rayap.

Untuk kontrak dengan perusahaan di Jakarta itu sendiri senilai Rp 4,9 miliar per dua tahun. Olahan kayu yang dikirim dirinya sebanyak 11 ton. Sungguh nilai yang cukup fantastis untuk ukuran usaha dari bengkel kecil yang bisa dikatakan home industry.

“Itu baru dari satu perusahaan saja,” beber pria yang terlihat berpenampilan sederhana ini.

Untuk bahan bakunya sendiri, ia dapatkan dari Sumatra dan Kalimantan. Dua daerah tersebut dikenal memiliki kualitas kayu gaharu yang bagus yaitu jenis Malacensis. Untuk gaharu di Lombok sendiri ia ambil dari orang yang gagal panen dan kayu yang sudah mati.

Berkat usahanya tersebut, pemuda dan masyarakat disekitar diberdayakan Mansyur. Masyarakat yang diberdayakannya sampai ratusan orang. (dex)

1
11%
like
6
66%
love
2
22%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here