Lombok Kembali Digoyang, Puluhan Wisatawan Jadi Korban di KLU
Foto: Wisatawan yang berhasil dievakuasi di Air terjun Tiu Kelep. (KANALNTB.COM)

LOMBOK UTARA, KANALNTB.COM – Gempa bumi berkekuatan 5,8 dan 5,2 magnetudo kembali mengguncang Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (17/3) sekitar pukul 14:07:25 WIB.

Baca Juga:

Gempa yang berlokasi pada 8.30 LS, 116.60 BT, 24 kilo meter (km) Timur Laut Lombok timur itu mengakibatkan longsor hebat di Air Terjun Tiu Kelep, Desa Senaru Kecamatan Bayan, Lombok Utara (KLU).

Menurut informasi yang dihimpun dan keterangan dari Kabag Humas Pemda KLU, Mujadid Muhas, ada sekitar 40 orang wisatawan mancanegara dan dimistik menjadi korban longsor tersebut.

“Korban dominan berasal dari wisatawan Malaysia dan domestik,” ungkapnya.

Saat ini lanjut Mujadid, pihak BPBD dan Dikes Pemda KLU telah menerjunkan 4 Ambulans ke lokasi kejadian bersama personil dan paramedis.

“Saat ini korban baru bisa dievakuasi sebanyak 5 orang, 2 orang meninggal dunia dan sejumlah lainnya luka-luka, 1 orang lagi dirawat di Puskesmas Bayan,” tandasnya.

Berikut Data Korban Gempa yang berhasil dihimpun KanalNTB.com

Berikut data korban kejebak longsor yang kemudian berhasil dievakuasi di air terjun Tiu Kelep, Senaru Kabupaten Lombok Utara; Tommy, 14 thn, Lendang Cempaka Lombok Utara (MD); Riska Tanwir, 19 thn, Gunungsari Lobar lecet dilengan; Kania Pratiwi, 20 tahun, Gunungsari Lobar, luka dikepala; Reza Alfian, 20 tahun, Gunungsari Lobar, luka di tangan dan muka; Pang Kim Wah, 56 tahun, asal Malaysia luka dilengan; Tan Cing Chuan, 62 tahun, asal Malaysia, luka di kepala lengan dan kaki; Wongslew Tan, 56 tahun, asal Malaysia, luka di kepala; Gurit Antariksa, 17 tahun, Marong Lombok Tengah, luka dibetis; Lalu Arga Dimas Fernanda, 18 thn, Marong Lombok, tengah luka di betis; Sumawi, 30 thn, Bayan Lombok Utara, luka dikaki dan wajah; Teoh Zheng Yi 20, tahun, asal Malaysia luka kaki dan tangan; Phua Poh Guax, 56 tahun, asal Malaysia, patah kaki; Upik, 6 thn, Lendang Cempaka, asal Lombok Utara luka kepala; Koks Shao, 60 tahun, asal Malaysia, luka tangan. Sementara 7 orang korban masih belum bisa dievakuasi.

Kabupaten Lombok Timur 7 orang mengalami luka-luka dan telah mendapatkan perawatan di puskesmas terdekat dan diperbolehkan pulang dengan identitas sebagai berikut.

Di Kecamatan Sembalun ; Edi Rustaman, 30 tahun, Dusun Dasan Tengak Barat, Desa Sembalun, luka di kepala bagian belakang ; Beri, 16 tahun, Dusun Lendang Luar Desa Sembalun, luka karena benturan benda tumpul; Hamzani, 28 tahun, Jorowaru, luka lecet dan luka tertutup di daerah lengan; Rendi, 18 tahun, Lendang Luar Desa Sembalun, luka lecet pada lutut sebelah kiri; Yogi Prima Mei Gandi, 24 tahun, Dusun Mentagi Desa Sembalun, luka robek di tangan dan kaki akibat pecahan kaca jendela rumah; Zulkifli, 28 tahun, Dusub Aik Ngempok Desa Pengadangan, luka di jari tangan kiri dan tangan kanan; Daffa Zaen Al Faruk, 3 tahun, Dusun Aik Ngempok Desa Pengadangan, luka ringan di bagian kepala sebelah kiri

Beberapa unit rumah mengalami rusak sedang dan rusak ringan di Dusun Solong Kecamatan Montong Gading dan di Kecamatan Sembalun.

Adapun yang telah terdata 2 unit rumah di Kecamatan Montong Gading milik Sdr. IRJAN dan Sdr. MUHSIP di Dusun Solong Utara Desa Pesangrahan Kecamatan Montong Gading.

(Eza)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here