Kurang Dari Dua Jam, Polres Lotara Bekuk Residivis Curat
Foto: Tersangka curat bersama barang bukti. (dok)

LOMBOK UTARA, KANALNTB.COM – Seorang residivis pencurian dengan pemberatan (curat) berinisial ZN kembali harus berurusan dengan polisi lantaran mencuri tas yang berisi uang ratusan juta. Kejadian itu terjadi pada Senin (26/8) sekitar pukul 13.00 Wita.

Kasat Reskrim Polres Lombok Utara AKP Kadek Matria mengatakan, pelaku berhasil ditangkap kurang dari 2 jam usai melakukan aksinya di Dusun Prawira Desa Sokong Kecamatan Tanjung. Ia mengambil tas milik Sahlan (33) di sebuah toko yang telah lenggang di dusun tersebut.

“Pelaku sendiri kemudian melihat sekeliling tidak ada orang dan langsung mengambil tas warna coklat yang berisi uang dan barang berharga korban,” ungkapnya pada wartawan, Selasa (27/8).

Matria menjelaskan, usai mengambil tas korban pelaku lantas bergegas menuju ke arah Bangsal Pemenang menggunakan mobil merek APV. Polisi yang mendapat laporan pencurian itu langsung menuju ke TKP guna memeriksa bukti-bukti.

“Tim menuju TKP untuk mencari bukti petunjuk melalui CCTV yang ada di TKP. Tim melihat ciri-ciri fisik dan gerak-gerik sesuai dengan residivis saudara ZN dan langsung lakukan penyelidikan dan keberadaan saudara ZN sesuai dari bukti petunjuk dan keterangan saksi di lapangan,” jelasnya.

Menurut pengakuan ZN, lanjut Matria, pelaku sempat memisahkan uang tersebut dan barang lain dari tas dan kemudian membuang tas tersebut ke sawah. Setelah pelaku pulang dan menaruh uang di gudang penyimpanan mobilnya, ia mengambil barang bukti sebagian senilai Rp 10 juta untuk digunakan bermain judi.

“Penangkapan saudara ZN di daerah Dusun Telotok, Kecamatan Tanjung. Setelah di introgasi saudara ZN mengakui perbuatannya dan mau menunjukan tempat membuang dan menyimpan Barang bukti tersebut,” lanjutnya.

Adapun sejumlah barang bukti yang berhasil di amankan oleh polisi di antaranya, 1500 lembar uang pecahan Rp 100 ribu, 300 lembar uang pecahan Rp 50.000, 1 buah tad ransel warna hitam, 1 buah kaos warna biru, 1 buah tas jinjing warna hijau, dan 1 unit mobil APV warna hitam bernopol B 1866 KFK tanpa surat.

Baca Juga:

“Pelaku saat ini sudah di amankan di Polres Lombok Utara untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Ia dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana paling lama 7 tahun,” pungkasnya.

(Eza)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here