Koperasi Karya Bahari Ogah Tarik Retribusi Tiket Masuk Ke Tiga Gili
Koperasi Karya Bahari Ogah Tarik Retribusi Tiket Masuk Ke Tiga Gili

LOMBOK UTARA, KANALNTB.COM – Pemerintah Daerah Lombok Utara (KLU) pasca gempa kemarin sudah tidak lagi mendapat Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi tiket masuk di Pelabuhan Bangsal, Kecamatan Pemenang menuju tempat wisata tiga gili (Trawangan, Meno dan Air).

Hal tersebut dikarenakan Koperasi Karya Bahari (KKB) yang notabene tempat daerah menitipkan retribusi sebesar Rp 2 ribu untuk tamu domistik dan Rp 5 ribu untuk wisatawan asing menolak melakukan pungutan. Lantaran, belum adanya kesepakatan atau kerjasama yang jelas antara Pemda KLU dan KKB.

Baca Juga:

“Sejak pasca gempa bumi kemarin kami tidak mau narik retribusi tiket masuk ke tiga gili lagi untuk Pemda KLU. Semua karcis yang dititipkan sudah kami kembalikan ke Dinas Pariwisata ,” ungkap Sekertaris KKB, Muludin kepada wartawan, selasa (29/1).

Dikatakanya, retribusi golongan umum nomor 5 tahun 2010 tentang jasa masuk kawasan rekreasi pihaknya tidak tarik lagi. Sebab, Pemda KLU tidak ada komitmen kerjasama yang jelas seperti apa yang diinginkan oleh KKB maupun pemda.

Ditambahkanya, Dinas Pariwisata (Dispar) tidak pernah memperhatikan apa yang menjadi keinginan dan kebutuhan KKB. Mereka hanya datang titip dan datang menagih saja, sementara kebutuhan sepele seperti staples saja, Dispar tidak pernah diperhatikan.

“Bukannya kami hitung-hitungan karena kami murni ingin membantu, tapi sedikit tidak mereka memerhatikan juga kebutuhan kami,” keluhnya.

Berbeda dengan dulu, sambungnya, saat Dispar masih bergabung dengan Dinas Perhubungan. Sistem kerjasama berjalan dengan baik, retribusi yang disetorkan juga dilakukan transparan.

Dari awal sebetulnya pihaknya tidak ingin lagi dititipkan karcis penarikan retribusi tersebut. Tetapi karena bupati yang mengeluarkan surat perintah tahun 2018, jadi pihaknya laksanakan dengan niat untuk membantu daerah.

“Kami dari KKB yang jelas masih mau bekerjasama tetapi harus jelas dulu bentuk kerjasamanya apa dan seperti apa, tetapi tidak dengan kepala dinas melainkan dengan bupati langsung,” tukasnya.

Terpisah, kepala Bidang DestinasiWwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) KLU, I Nyoman Bratayasa mengakui retribusi jasa masuk kawasan wisata di pelabuhan Bangsal sudah tidak dititip lagi di KKB.

“Memang kita tidak tarik lagi dari bangsal. Namun, di obyek wisata lain masih tetap dilakukan penarikan,” pungkasnya.(Eza)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here