LOMBOK UTARA, KANALNTB.COM – Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) menerima kunjungan rektorat beserta mahasiswa dari sivitas akademika Universitas Sebelas Maret Solo (UNS) dalam rangka Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik bertajuk Integritas Kemitraan.

Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pula penyerahan 125 Hunian Sementara (Huntara) untuk korban gempa lengkap dengan MCK sehat serta bantuan sarana pemberdayaan ekonomi dan meresmikan Masjid Nurul Muttaqin, Desa Gumantar, Kecamatan Kayangan, Lombok Utara, Kamis (31/1).

Hadir juga pada kesempatan itu Camat Kayangan H.M. Tohir SH, unsur OPD Setda KLU, Civitas akademika UNS, Tokoh Agama dan tokoh masyarakat setempat.

Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UNS Prof. Dr. Sulistyo Saputro, mengatakan, untuk membantu korban gempa lombok telah dibentuk tim dari UNS yang bekerja sama dengan berbagai stakeholder diantaranya unsur TNI/Polri, Pemkab Seragen, pihak rumah sakit.

“Kami membentuk empat tim. Tim pertama melakukan evakuasi korban, tim kedua melakukan rujukan ke rumah sakit. Tim ketiga saya sendiri yang memimpin bersama 15 dokter terdiri dari dokter umum, dan spesialis.
Kemudian tim keempat satu dokter bedah tulang dan enam perawat juga berada di RSUD Provinsi NTB, serta bantuan obat-obatan dan logistik,”katanya.

Untuk rekontruksi dan trauma healing, lanjutnya, UNS melibatkan psikiater selama 5 bulan yang paling terasa berat kala itu ketika memasang paralon hampir 5 ribu lonjor pipa sehingga dalam waktu satu bulan air sudah bisa mengalir.

“Di samping itu juga kami membangun 16 unit MCK di 13 dusun yang ada di Desa Gumantar. Kami juga membangun empat masjid serta membagikan Al-Qur’an kemudian memberikan pelatihan terhadap kelompok UKM yang ada di Desa tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Lombok Utara Sarifudin menyatakan, bahwa kehadiran rektora dari sivitas akademika UNS sangat memberikan dampak positif dan semangat bagi masyarakat Lombok Utara untuk bangkit. Pemerintah Daerah KLU khususnya masyarakat Gumantar sangat berterima kasih atas apa yang telah diberikan pada penanggulangan bencana gempa.

“Upaya yang kami lakukan dari pemerintah daerah, belum begitu maksimal melakukan pembangunan hunian untuk masyarakat, karena banyak kendala yang kami hadapi, tetapi kami terus berusaha dan berusaha,” ungkap Sarif

Rektor UNS Prof. Dr. Ravik Karsidi MSi., menuturkan, apa yang dilakukan oleh tim UNS itu tidak ada apa-apanya. Hal itu semata-mata karena persaudaraan dan pengabdian terhadap masyarakat.

Pembuatan tim tersebut tambahnya, ada tiga tahapan, yang pertama program tanggap bencana gempa, berikutnya tahap pemulihan dan rekontruksi dan yang ketiga pemberdayaan pascagempa.

“Kami titip anak-anak mahasiswa untuk KKN mengabdikan dirinya. Kerjasama dan kebersamaan masyarakat disini dengan UNS, semoga menjadi wahana persaudaraan. Kalau memang ada anak-anak kita disini yang mau kuliah, silahkan didaftarkan. Kami memberikan beasiswa, selain itu UNS memelopori mahasiswa berbakat yang Hafidz Qur’an,”tandas Ravik.(Eza)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here