Ketum KONI NTB : Saya Merasakan Aura Milenial di KONI Kota Mataram
Foto: Ketua Umum KONI Kota Mataram, H Firadz Pariska (kiri baju biru) saat menerima kunjungan silaturahmi Ketua Umum KONI NTB, H Andy Hadianto di kantor KONI kota Mataram, Kamis (16/4) siang. (dok)

Mataram, KanalNTB.com – Ketua Umum, H Andy Hadianto mengungkapkan perasaannya yang “mencium” aroma milenial di kepengurusan KONI Kota Mataram. Hal itu diutarakan usai berkunjung silaturahmi ke kantor baru KONI Kota Mataram, Kamis (16/4) yang beralamat di Karang Sukun Mataram.

Menurut Andy,  aroma milenial di tubuh kepengurusan dan kegiatan KONI periode baru ini sangat positif untuk mendukung perkembangan olahraga di kota Mataram.

“Saya merasakan aroma milenial di kantor KONI Kota. Suasana kantor dan  program bagaimana menyajikan pertandingan yang sekaligus bisa menjadi tontonan generasi milenial saya pikir ini baik dan sangat bagus untuk perkembangan olahraga kota Mataram kedepan,” kesan Andy mengawali perbincangan.

Kedatangan Andy siang itu diterima langsung Ketua Umum KONI Kota Mataram, H Firadz Pariska beserta jajaran pengurus lainnya. Dalam kesempatan tersebut diisi diskusi ringan seputar  perkembangan olahraga kota Mataram khususnya dan terkait program Pelatda PON yang saat ini dihadapi KONI Provinsi NTB.

Dalam suasana covid -19 yang masih menghantam negara termasuk dirasakan NTB Andy mengajak pengurus KONI, cabor dan atlet untuk sementara mengikuti anjuran pemerintah agar membatasi kegiatan kegiatan berkumpul yang memicu berkembangnya virus mematikan ini.

Foto: Pengurus KONI Kota Mataram gelar rapat usai pertemuan silaturahmi. (dok)

Suasana kovid  ini pun mengubah pola Pelatda PON yang sempat terlaksana sebelumnya dengan memulangkan atlet untuk sementara menunggu instruksi gubernur.  Substansinya saat ini atlet pelatih agar latihan mandiri di rumah di bawah koordinasi dan pengawasan pelatih dan pengurus masing masing.

Diakui Andy Program Pelatda saat ini sedang ditinjau ulang mengingat terkait penggunaan anggaran pemerintah yang harus akuntabel. Karena itu ia meminta saran semua pihak terkait termasuk kepada pengurus KONI kota Mataram.

“Pelatda harus ditinjau ulang supaya fakta di lapangan sesuai dengan pertanggungjawaban (akuntabel). Karena itu saya mohon persetujuan dan arahan pemerintah, supaya tidak salah. Selain kepada pemerintah, pihaknya juga akan mendengarkan saran cabor dan Koni Kab/Kota. Setelah semua clear segera kita tindaklanjuti,” ujarnya

Sementara H Firadz Pariska, menyampaikan ucapan terimakasih atas keluangan waktu bapak Ketua Umum KONI NTB untuk datang ke kantor KONI Mataram. Dan pihaknya kata Firadz akan segera melaksanakan apa yang menjadi harapan KONI Provinsi.
” Terimakasih tentu kami ucapkan kepada bapak Andy sebagai Ketua Umum KONI Provinsi yang telah Sudi kiranya mengunjungi kami disini selain untuk mengetahui perkembangan kami juga untuk menginformasikan program KONI yang akan sama sama kami harus sukseskan terutama terkait perkembangan program Pelatda PON,” ucapnya

Dari silaturahmi tersebut KONI kota Mataram, kata Firadz akan menindaklanjuti soal pemulangan atlet ke rumah masing masing akibat penundaan Pelatda dengan tetap memantau perkembangan latihan mandiri atlet PON asal kota Mataram dibawah pengawasan pelatih dan pengurus.

Usai pertemuan silaturahmi tersebut pengurus KONI Mataram langsung menggelar rapat mendadak membahas penundaan Pelatda dan menyepakati hendak melaksanakan Gerakan Sosial pemberian bantuan paket Sembako kepada para atlet dan Pelatih berprestasi asal kota Mataram.


Baca Juga:


“Insha Allah pemberian bantuan ini akan kami dilaksanakan Jumat 17/4/2020 (siang ini, red) dengan mendatangi tempat tinggal masing masing atlet dan pelatih,” pungkas Firadz.

(hmn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here