Kepergok Curi Berangkas Mako Polres Lotara, Oknum Polisi di KLU Ditahan
Foto: ist

LOMBOK UTARA, KANALNTB.COM – Dalam operasi Jaran Gatarin 2019, Satuan Reserse Polres Lombok Utara (Lotara) berhasil mengamankan salah seorang oknum polisi inisial A yang berpangkat brigadir mencoba mencuri berangkas di Mako Polres Lotara.

“Kita sudah melakukan penahanan terhadap A, sambil melakukan proses hukum lebih lanjut,”ungkap Kapolres Lotara AKBP Herman Suriyono, kepada wartawan saat menggelar jumpa pers, Senin (4/2).

Herman mengatakan, penahanan terhadap anggota polres lotara ini membuktikan bahwa didalam penegakan hukum pihaknya tidak pandang bulu.

“Pelaku saat ini ditahan di rutan Polda NTB,”katanya.

Baca Juga:

Herman menegaskan, untuk sangsi dari kepolisian pasti akan berikan, tetapi saat ini pihaknya sedang melakukan proses pidana umum dulu baru pihaknya akan lakukan penegakan sangsi kode etik polri.

“Tetap kita akan berikan sangsi dari satuan, bisa jadi pemecatan. Tapi, kita saat ini peroses pidana umum dulu,”tegasnya.

Dalam oprasi tersebut lanjut Herman, pihaknya juga berhasil mengungkap lima kasus kejahatan jalanan lainnya, dimana dua pelaku yang berhasil diamankan merupakan target oprasi yang di rencanakan polres.

“Target oprasi yang pertama kami ungkap adalah pelaku inisial S (25) dengan kasus pencurian. Barang bukti (BB) yang diamankan berupa satu unit leptop, ke dua peluku inisial Y, dari pelaku kita berhasil amankan dua buah tv LED, satu buah pompa air, sonsistem, mesin air dan motor listrik,”ungkapnya.

Sementara diluar target oprasi pihaknya berhasil mengamankan pelaku inisial B, dari yang bersangkutan petugas berhasil mengamankan satu unit toriter dan dari pelaku inisial l, pihaknya berhasil mengamankan satu buah obeng dan satu unit Honda jenis Revo dengan plat nomor DR 6240 DC.

“Dari semua pelaku ini kita lakukan penangkapan di lima lokasi berbeda, diantaranya, di kecamatan bayan dan gili terawangan. Terakhir kita juga berhasil melakukan penangkapan terhadap DPO Polda NTB atas nama Dolphin Pelix yang kabur dari tahanan atas kasus narkoba,”tandasnya.

Lebih lanjut Herman menjelaskan, dari semua pelaku yang berhasil ditahan, rata-rata mereka merupakan spesialis rumah, ada yang berperan sebagai pemetik dan aja juga penadah barang curiannya.

“Untuk pasal yang dikenakan yakni pasal 363 ayat 3 Junto 53 ayat 1 dengan maksimal hukuman diatas 5 tahun penjara,”pungkasnya.(Eza)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here