Kementrian ESDM Resmikan Langsung Program Pemasangan PJUTS di KLU
Foto: Anggota DPR RI Dr Kurtubi (dua kiri) , Bupati KLU Dr Najmul Akhyar (dua kanan) hadir juga dari Kementrian ESDM Resmikan Langsung Program Pemasangan PJUTS di KLU

LOMBOK UTARA, KANALNTB.COM – Sekretaris Jenderal Dewan Energi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Dr. Saleh Abdurrahman, datang langsung ke Kabupaten Lombok Utara (KLU) guna meresmikan Program Pemasangan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS), Jumat (8/2).

Hadir pula pada peresmian yang dipusatkan di halaman kantor bupati tersebut, Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, dan anggota Komisi VII DPR RI Dr. H. Kurtubi, Sekretaris Daerah KLU Drs. H. Suardi, MH., Para Staf Ahli, Kepala OPD Lingkup Pemda KLU, Perwakilan Dinas ESDM Provinsi NTB, Camat Tanjung dan Mahasiswa dari Universitas Gajah Mada (UGM).

Menteri ESDM melalui Sekretaris Jendral Dewan Energi Saleh Abdurrahman, menjelaskan, pemerintah pusat pada tahun ini telah mengalokasikan bantuan PJUTS sebanyak 300 unit untuk daerah yang terdampat gempa bumi di lombok nusa tenggara barat (NTB). di KLU sendri dalam program ini mendapat 200 unit dan alhamdulilah saat ini sudah terpasang separuhnya.

BACA JUGA:

“Alhamdulilah sudah terpasang separuhnya, dalam waktu dekat terus kita pasang lagi sisanya,”terangnya.

Dikatakanya, kedepanya, guna meningkatkan ketahanan energi pihaknya akan terus menggalakan
peningkatan, salah satu cara yang digunakan pemerintah saat ini yakni dengan memasang energi terbarukan berbasis tenaga surya.

“Pembangunan di KLU ini akan terus di perhatikan pemerintah pusat, nah kedepan kita akan terus menggalakkan energi terbarukan ini,”tandasnya.

Anggota DPR RI Komisi VII Dr. H. Kurtubi, menambahkan, pihaknya akan terus memberi dukungan terhadap program-program pemerintah untuk membangkitkan kembali Lombok Utara pasca dilanda bencana gempa.

“Program PJUTS yang diusulkan melalui DPR RI berjumlah 200 titik setiap tahun. Pada tahun 2018 sudah diusulkan 75 titik untuk KLU, sedangkan 125 titik lain untuk wilayah Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, dan kabupaten lainnya,” paparnya.

Menurut Kurtubi, dengan kondisi KLU saat ini diperlukan tambahan minimal 200 titik lagi di luar usulan reguler. Pihaknya mengusulkan tambahan tersebut dan disetujui sekitar 125 unit.

Sementara itu, Bupati KLU Najmul Akhyar mengungkapkan dengan diresmikannya pembangunan listrik tenaga surya ini tentu akan dapat menjawab kebutuhan masyarakat Lombok Utara.

“Kita menginginkan di pinggir jalan terang benderang oleh lampu pada malam hari, penting dalam perspektif sebagai daerah wisata,”ungkapnya.

“Harapan kita dengan banyaknya lampu yang bertenaga surya ini nantinya dalam kondisi apapun kita tetap bisa memberikan penerangan jalan kepada masyarakat,”sambungnya.

Permasalahan yang timbul pada listrik bertenaga surya di Lombok Utara selama ini lanjutnya adalah masalah maintenancenya, lantaran listrik tenaga surya tersebut menggunakan ACCU. Dengan adanya teknologi baru yang berkembang ini, tentu ACCU sudah tak lagi dipergunakan sehingga tidak ada lagi maintenance ACCU seperti pada tahun-tahun sebelumnya.(Eza)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here