Kemendes Beri Bantuan Sarana Air Bersih di Dua Desa di KLU
Dirjen Pengembangan Daerah Tertentu Ir RR Aisyah Gamawati MM (Jilbab biru).

LOMBOK UTARA, KANALNTB.COM – Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) memberikan bantuan pembangunan sarana air bersih (PSAB) di Desa Salut dan Desa Selengen, Kecamatan Kayangan, Lombok Utara (KLU).

Dirjen Pengembangan Daerah Tertentu Ir RR Aisyah Gamawati MM dalam serah terima bantuan tersebut menuturkan, bantuan ini sebagai upaya penguatan daerah dalam pengurangan resiko bencana. Sejak 2015 hingga 2018 lalu, Dirjen Pengembangan Daerah Tertentu dan Direktorat Penanganan Daerah Rawan Bencana memfasilitasi untuk mitigasi struktural.

“Kami telah membangun Talud, bronjong, early warning system (EWS), dan air bersih di 66 kabupaten yang tersebar di 88 kecamatan dan 99 desa di daerah tertinggal,” ungkapnya usai peresmian, Selasa (12/2).

Baca Juga:

Dikatakanya, untuk mitigasi kultural selama empat tahun terakhir sudah dilakukan pelatihan kebencanaan secara regular yang melibatkan 1.095 peserta.

Aisyah mencotohkan, dalam pelatih tersebut banyak hal yang dilakukan seperti pelatihan kajian resiko bencana secara partisipatif, dan pelatihan kajian kebutuhan pasca bencana

“Pelatihan pengembangan daerah tangguh bersama kementerian, pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan masyarakat,” sambungnya.

Aisyah menjelaskan, pascagempa bumi dahsyat yang melanda NTB khusnya KLU tentu menimbulkan dampak yang cukup parah, maka dari itu, pihaknya
telah memberikan bantuan berupa PSAB pasca gempa pada tiga dusun di dua desa di KLU dengan pipanisasi sepanjang 9.613 meter lengkap dengan bak penampung berkapasitas 5 meter persegi.

“PSAB ini menggunakan anggaran sebesar Rp 1 miliar lebih yang berasal dari APBN,” jelasnya.

Selain itu, lanjutnya Dirjen Pengembangan Daerah Tertentu Kemendes PDTT juga memfasilitasi bantuan logistik ke NTB pada Tanggap Darurat Bencana Gempa. tidak hanya itu likuifaksi, dan tsunami di Sulawesi Tengah juga tidak luput dari sorotan.

“Itu sesuai dengan surat keputusan Gubernur NTB Nomor 360-686 tahun 2018 tentang status transisi darurat ke pemulihan dan perbaikan darurat akibat bencana di Pulau Lombok dan Sumbawa,” tukasnya.

Sementara Direktur Penanganan Daerah Rawan Bencana Drs Hasman Ma’ani mengatakan musibah di NTB dan Sulteng menjadi renungan dan pembelajaran bagi kita semua, Perlu ada peningkatan ikhtiar untuk memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana.

“Kita dituntut melakukan pendekatan sistematis dalam mengurangi resiko bencana melalui peningkatan kapasitas SDM dan mitigasi bencana,” tandasnya.

Terpisah, Asisten II Setda KLU Hermanto mengatakan, bantuan yang diberikan meringankan beban Pemda KLU. Yakni dalam memenuhi kebutuhan air bersih di Desa Salut dan Desa Selengen. Bantuan ini menjadi wujud nyata kepedulian pemerintah pusat melalui Kemendes PDTT.

“Terima kasih karena bantuan ini meringankan kami Pemda KLU,” pungkasnya.(Eza)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here