LOMBOK UTARA, KANALNTB.COM – Tim gabungan yang terdiri dari TNl, Bank BRl, BPBD KLU dan Dinas Perkim Nusa Tenggara Barat (NTB) membuka layanan satu pintu di lapangan Tioq Tata Tunaq, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara (KLU), Rabu (6/2). Layanan ini mulai buka dari jam 08:00 Wita hingga sore.

Hal tersebut bertujuan untuk mempercepat realisasi dan mempermudah pemindahan dana stimulan korban gempa yang akan ditransfer ke rekening Kelompok Masyarakat (Pokmas).

“Kita layani secara kolektif biar tidak capek pokmasnya ke sana ke mari, tapi inikan masih awal,” ungkap Sekertaris BPBD Lombok Utara, Evi Winarni.

Baca Juga:

Dikatakannya, jika pelayanan ini dianggap efektif maka pihaknya akan melakukan hal serupa di setiap kecamatan. Hanya saja, untuk proses pencairan pokmas mesti melengkapi sejumlah persyaratan. Di antaranya, surat rekomendasi dan bertandatangan semua pihak (lengkap dengan fasilitator setempat), foto copy KTP anggota, hingga foto copy buku rekening tersebut.

“Yang rusak ringan jika persyaratan sudah lengkap bisa dicairkan tapi saat ini belum ada, karena ada rekening yang belum dapat. Hari ini sudah bisa ditransfer, tinggal diskusikan dengan kelompok mau bangun rumah jenis apa,” katanya.

Sementara, Kepala Cabang BRI Mataram Moh Harsono menjelaskan, pencairan dana stimulan korban gempa ini akan dilakukan secara bertahap. Untuk tahap awal sebesar 50 persen, tahap kedua 30 persen, dan terakhir 20 persen.

“BRI melakukan pemindahan dari rekening masyarakat ke rekening Pokmas. Setelah itu Pokmas harus rembukan mau bangun rumah jenis apa, bisa swadaya atau melalui aplikator. Setelah itu apakah bangun dulu baru bayar, atau sebaliknya itu tergantung pokmas,” jelasnya.

Berdasarkan data yang dihimpun dari BRI, rekening yang sudah terbentuk di Lombok Utara tercatat sebanyak 41.860. Jumlah itu terdiri dari Rusak Berat (RB) 41.385 Rusak Sedang (RS) 109 dan Rusak Ringan (RR) 366. Kemudian, dari 41.860 ribu itu yang sudah di isi (uang) oleh negara sebanyak 23.897 rekening.

“Ini terdiri RB 23.565, RS 127, dan RR 205 rekening. Dari kategori rusak berat yang sudah terisi, dan telah diserahkan ke masyarakat sebanyak 19.296 rekening. Masyarakat sudah menerima buku dan terisi kategori RS sebanyak 89, RR 166 rekening,” bebernya.

Kemudian, sisanya yang belum sebanyak 426 RB, 38 RS, dan RR 39 rekening. Tapi hari ini sedang dibagi. Pihaknya pun melakukan dengan cara jemput bola ke masyarakat.

Harsono menegaskan, dana yang sudah masuk di rekening pokmas dan ditransfer ke aplikator sebanyak 1.099 Kepala Keluarga (KK). Artinya, jumlah KK tersebut rumahnya sudah bisa dibangunkan oleh pihak aplikator. Diminta kepada pokmas yang telah memiliki syarat lengkap agar segera menghubungi BRI pun datang langsung ke Lapangan Tanjung.

“Kita tidak menghambat, nanti masyarakat yang belum paham kita jelaskan. Kalau persyaratan lengkap, kita langsung bayar,” pungkasnya.(Eza)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here