Jelang Penetapan Cawali-Wawali kota Mataram, Positif Covid 19 Bertambah 10 Orang, 1 Orang Meninggal
Foto: ilustrasi

MATARAM, KanalNTB.com — Mendekati hari penetapan Calon Walikota dan Wakil Walikota Mataram 2020 jumlah positif Covid 19 di Kota Mataram malah bertambah. Terlihat dari data yang dirilis gugus tugas, kota Mataram hari ini tertinggi dari tujuh kabupaten kota dengan 10 orang positif. Salah satunya meninggal dunia berasal dari Sekarbela.

Ketua Harian Gugus Tugas Covid 19 NTB, Gita Ariadi, merinci jumlah tersebut terdiri dari kecamatan Ampenan dan Cakranegara masing-masing 3 orang positif, Kecamatan Mataram 2 orang positif, Sekarbela dan Sandubaya masing-masing 1 orang.

Rinciannya Kecamatan Ampenan : Pasien nomor 3008, JM (30), perempuan, penduduk Kelurahan Ampenan Tengah, kecamatan Ampenan, kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS Darurat Wisma Seganteng; Pasien nomor 3010, DW (39) perempuan, penduduk Kelurahan Taman Sari,
Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan penderita sakit Covid-19 belum
teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RS Unram; Pasien nomor 3025, IGP (33) laki-laki, penduduk Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS Harapan Keluarga Mataram; Cakranegara: Pasien nomor 3007, (P), usia 22 tahun, penduduk Kelurahan Sayang Sayang, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS Unram; Pasien nomor 3009, Inisial SDP (24), perempuan, penduduk Kelurahan Cilinaya, kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS Darurat Wisma Seganteng; Pasien nomor 3016, RH (42) perempuan, penduduk Kelurahan Cakranegara Barat, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSJ Mutiara Sukma.

Kecamatan Mataram: Pasien nomor 3014, ES (54), perempuan, penduduk Kelurahan Pagutan Barat, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Mataram; Pasien nomor 3015, KN (37) perempuan, penduduk Kelurahan Pagutan, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Mataram;

Kecamatan Sekarbela: Pasien nomor 3023, AIS (61), laki-laki, penduduk Kelurahan Kekalik Jaya, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Pasien meninggal dan dilakukan tata laksana Covid-19;

Kecamatan Dasan Cemen: Pasien nomor 3024, M (45) laki-laki, penduduk Kelurahan Dasan Cermen, kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS Harapan Keluarga Mataram;

Sampai dengan hari ini (17/09) jumlah Covid 19 di Mataram 206 positif, 878 sembuh, 83 meninggal. Sekda NTB Gita berpesan dengan bertambahnya jumlah kematian akibat Covid-19, dihimbau kepada seluruh warga NTB agar senantiasa tetap waspada serta patuh dan disiplin melaksanakan protokol kesehatan dan pencegahan Covid-19. Jika mengalami keluhan terkait kesehatan diharap untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat. Jangan takut memeriksakan diri. Dengan jujur dan sesegera mungkin memeriksakan diri maka tindakan medis yang tepat dapat lebih cepat diberikan, sehingga dapat mengurangi risiko penyakit yang lebih berat dan bisa lekas sembuh.


Baca Juga:


“Mari kita terus saling mengingatkan untuk menggunakan masker, menjaga jarak, rajin mencuci tangan serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat,” tandasnya.


Penulis: Punk

Editor: hmn

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here