Jelang Pemilu, Kinerja Dewan Provinsi Dinilai Lesu
FOTO: paripurna DPRD NTB minim dihadiri Anggota. (ist)

MATARAM, KANALNTB.COM – Jelang Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2019,  kinerja para anggota DPRD NTB dinilai menurun. Mereka sibuk promosi diri ketimbang ngantor.

Baca Juga:

Ketua DPRD NTB, Baiq Isvie Rupaedah MH tak menampik kinerja anggota DPRD berkurang akhir-akhir ini. “Ya, itu haruslah dimaklumi, karena jika tidak turun sosialisasi kebawah, nanti kalah. Kan kawan-kawan media akan menertawakan dan juga kena ledek kok bisa kalah dengan caleg pendatang baru,” ujar Isvie, Kamis (14/3) kemarin.

Isvie memastikan para wakil rakyat banyak yang hadir dalam rapat paripurna. Rapat persiapan bersama eksekutif untuk persiapan rapat paripurna pun masih terus dilakukan. Termasuk, merampungkan target penyelesaian Rancangan Peraturan daerah (raperda) yang ditargetkan paripurna pada triwulan pertama. 

Pada triwulan pertama ada empat buah ranperda prakarsa eksekutif yang sudah dirampungkan oleh panitia khusus (Pansus) DPRD NTB pada sidang paripurna DPRD, Selasa (12/3) lalu. Diantaranya, raperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) NTB tahun 2018-2023, ranperda Pengelolaan Hutan, ranperda tentang Pengelolaan Sampah, dan rabperda tentang Rencana Umum Energi Daerah.

“Dari sisi kualitas, kinerja mereka ga turun. Misalnya kita tetap rapat-rapat terus bareng eksekutif soal bahas sosialisasi perda yang sudah disahkan pada rapat paripurna lalu. Bahkan, jumlah anggota yang hadir tetap quorum atau melebihi setengah total jumlah anggota DPRD,” jelas Isvie.

Menurut Isvie, saat ini seluruh anggota DPRD NTB tengah sibuk turun kesemua daerah pemilihannya guna menyolisasikan perda yang sudah disahkan beberapa hari lalu. Ia mengklaim, turunnya para anggota dewan itu adalah untuk menjalankan misi yang sudah digariskan oleh peraturan tata tertib DPRD.

Oleh karena itu, Isvie membantah tudingan jika turunnya para anggota DPRD ke wilayah mereka mendompleng pada kegiatan sosialisasi perda yang sudah disahkan itu. “Setahu saya, kita turun bersama tim ahli.  Contoh saya, hari ini saya ada pertemuan di beberapa titik juga didampingi oleh tim ahli, sehingga kesan mendompleng dengan sosialisasi perda itu, enggak benar lah,” tegas Isvie.

Terkait aktifitas anggota dewan di kantor DPRD NTB berkurang drastis.  Isvie pun tak membantahnya. “Karena banyak anggota yang harus sosialisasi ke masyarakat Disini yang maju nyaleg lagi lebih dari 90 persen lebih. Jadi, ya kita toleransi jika mereka jarang kelihatan di kantor DPRD NTB,” tandas Isvie Rupaedah. (dex)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here