Iuran BPJS Naik, Wabup KLU: Ini Sangat Merugikan Masyarakat
Foto: Wakil Bupati KLU Syarifudin. (KANALNTB.COM)

LOMBOK UTARA, KANALNTB.COM – Wakil Bupati Lombok Utara (KLU) H.Syarifudin SH.,MH,.angkat bicara terkait kabar naiknya iuran BPJS kesehatan menjadi dua kali lipat. Menurutnya, kenaikan iuran ini sangat merugikan masyarakat terutama masyarakat KLU yang saat ini sedang berjibaku dengan pembangunan rumah pasca gempa.

“Kalau daerah yang normal dan dengan APBD yang tinggi mungkin tidak jadi masalah, tetapi bagi Lombok Utara tentu kenaikan ini sangat berat dengan melihat kondisi masyarakat seperti sekarang ini,”ungkapnya.

“Apapun dalihnya, BPJS ini sangat penting bagi masyarakat, tapi bagi masyarakat yang tidak mengerti dan memiliki ekonomi rendah tentu itu sangat merugikan,”imbuhnya.

Politisi Partai Gerindra itu menilai, kenaikan tarip ini bukanlah sebuah solusi yang diambil oleh pemerintah pusat, ini justru sangat merugikan masyarakat ditingkat bawah. kenapa demikian SDM masyarakat di Indonesia ini tentu sangat berbeda dengan negara lain, terlebih dalam mengurus satu kartu saja birokrasinya begitu panjang,

“Sederhana saja lah jika iuran itu dinaikan kita pemerintah daerah melihat itu bukan sebagai solusi.Kasihan masyarakat, karena yang sudah ada pun tidak berjalan dengan baik, itu harus kita sesuaikan dengan kondisi masyarakat,”tegasnya.

Lebih lanjut Syarif menuturkan, menyoal pelayanan kesehatan harus tetap prima, kemanusiaan itu yang harus diutamakan jangan berorientasi kepada profit terlebih bagi rumah sakit yang menyandang predikat BLUD jangan sampai berorientasi pada profit karena itu akan memperlemah dalam melaksanakan tugas sebagai orang yang proposional dalam dunia kesehatan.

Baca Juga:

“Contoh kecil saja banyak direktur yang bermasalah hanya karena tidak adil dalam pembagian jaspel, sekali lagi masalah kesehatan ini jangan sampai berpatokan pada profit, orientasilah pada kemanusiaan,”tandasnya.

(Eza)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here