Isu Coret Angggaran Jalan, Pemerintah KLU Diancam Warga Enam Dusun Ini…
Foto: Warga KLU datangi DPRD protes anggaran pembangunan jalan dicoret. (KanalNTB.com)

Lombok Utara, KanalNTB.com – Puluhan warga dari enam dusun di wilayah jalur lingkar Monggal – Paok rempek, Desa Genggelang mendatangi kantor DPRD Lombok Utara, Senin (21/10). Kedatangan warga ke gedung dewan terhormat itu untuk meminta kejelasan terkait isu yang merebak bahwa dewan telah mencoret rancangan anggaran untuk pembangunan jalan tersebut.

“Dari tahun 2017, sampai sekarang 2019 pemerintah sudah janjikan bahwa jalan akan dibangun. Tetapi ketika diusulkan ke eksekutif katanya selalu ditolak/coret oleh DPRD,” kata Kadus Monggal Bawah Farhan Ermanudin pada wartawan.

Farhan mengatakan, pembangunan jalan lingkar penghubung 6 dusun ini sudah dijanjikan pemerintah sejak 2017 lalu, tetapi nyatanya sampai sekarang tak kunjung terealisai, sehingga kedatangan warga ke gedung DPRD ini mencari kejelasan terkait anggaran tersebut.

“Kami datang kesini mencari tahu kebenarannya, apakah benar dewan mencoret anggaran tersebut, karena itu yang kami dengar di luar. Jika benar apa alasannya karena kami warga sudah dijanjikan langsung pembangunan jalan ini oleh pak bupati,”tegasnya.

“Jika janji ini tidak dipenuhi di tahun 2020 ini, jangan salahkan kami jika tidak percaya lagi terhadap pemerintah,” ancamnya.

Sementara itu, tokoh Masyarakat setempat Haji Sabenur menegaskan, jalan lingkar penghubung 6 dusun tersebut sangat strategis dan memiliki potensi pertanian sebagai penyangga perekonomian Lombok Utara. Kopi, kakao, kelapa, pisang, cengkeh, vanili, durian, dan lainnya adalah beberapa komoditas unggulan yang selama ini menjadi kebanggaan daerah di mata publik. Di wilayah ini juga terdapat lembaga pendidikan pondok pesantren NW, yayasan Yatim piatu, yang selama ini ikut membantu pemerintah dalam bidang pendidikan dan sosial.

“Kami melihat pelaksanaan pembangunan sekarang ini, status jalan baru justru dianggarkan lebih dulu. Contohnya jalan Kuripan, Pawang Busur, .Sedangkan jalan kami ini sejarahnya sudah lama, dan dikenal sampai ke luar daerah. Sebelum KLU ada, Jalan Monggal sudah ada,” cetusnya.

Menanggapai hal itu anggota DPRD KLU Hakamah, membantah bahwa DPRD telah mencoret anggaran untuk ruas jalan lingkar itu. Bahkan pihaknya mencari tahu kebenarannya pemerintah tidak pernah mengajukan rancangan pembangunan jalan tersebut.

“Apa yang mau dicoret, didrap tidak ada di usulkan kok. Tapi kami akan tetap kawal tuntutan warga ini,” ujar politisi Gerindra itu.

Baca Juga:

Menurut informasi yang dihimpun, panjang ruas jalan lingkar Monggal – Paok Rempek sekitar 8 km. Tahun 2016 lalu, ruas jalan baru diaspal 3 km, dari arah Gitak Demung ke Monggal Bawah. Sementara di Monggal Atas hingga ke Paok Rempek, masih berupa krikil dan bebatuan bekas pengaspalan lapen di zaman Bupati sebelumnya.

(Eza)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here