Irzani Singgung Aparat di Kota Mataram Lemah Awasi Korupsi
Foto: Balon Pilkada 2020 dari NW Irzani.(ist)

Mataram, KanalNTB.com –  Wacana Presiden Jokowi soal Koruptor dihukum mati terus mendapat perhatian termasuk oleh salah satu Bakal calon Walikota Mataram, Irzani. Kompetitor Pilwali 2020 dari ormas  Nahdhatul Wathan (NW) yang mulai gencar mempromosikan diri di kota Mataram ini mengatakan soal korupsi harus ditangani secara serius.
Perbuatan korup harus segera ditangani dengan pengawasan yang ekstra dan serius. Dan itu semuanya harus dimulai dari pemimpin dan aparatur negara.

Menurut mantan Dosen UIN Mataram ini penanganannya tidak boleh setengah setengah tapi harus serius. “Harus serius, harus konsisten, harus ada keteladanan dari pemimpin dan aparaturnya,” katanya.

Mengenai tidak banyak terungkap kasus korupsi di daerah termasuk di kota Mataram menurutnya  biasa terjadi karena aparatur yang tidak ektra bekerja.

Aparat harus tegas tanpa pandang bulu terlebih kepada koruptor kakap yang merugikan keuangan negara.

“Jangan sampai hukum tumpul keatas dan tajam kebawah. Mestinya semua jenis praktik korupsi terutama yang besar besar segera diproses dan tidak pakai lama. Penangannya harus terbuka, yang paling pokok diselesaikan koruptor-koruptor kelas kakap dulu Jangan terbalik,” ungkapnya.

Selain koruptor ia juga menekankan penanganan hukum yang lebih serius bagi pengedar narkoba. juga harus dihukum mati.

“Pendapat saya agar negara ini baik dan generasinya baik maka koruptor  dan pengedar Narkoba harus dihukum mati agar jadi efek jera,” tegasnya.

Ia beralasan diterapkan hukum mati karena Korupsi ini dampaknya sangat luas dan merugikan sekian banyak generasi. Dan negara juga sangat dirugikan.

Baca Juga:

“Masak hanya karena beberapa gelintir orang yang korupsi terus kondisi keuangan negara/daerah jadi terganggu,” pungkasnya.

(pur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here