Ini Alasan Menakutkan PDIP Memilih Selly dan Kriteria Calon Wakilnya Maju di Pilwakot Mataram
Foto:Kepala Dinas Perdagangan Pemprov NTB Hj Putu Selly Andayani. (KANALNTB.COM)

MATARAM, KANALNTB.COM – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tidak main-main menentukan calon pendamping Hj Putu Selly untuk memenangkan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Mataram tahun depan. Upaya serius PDIP menyiapkan calonnya tentu ancaman serius rivalnya terutama petahana yang disebut sebut masih kuat dan ingin mempertahankan kekuasaan di ibukota NTB tersebut.

Partai bermotto partai wong cilik ini mencari figur pendamping untuk Selly tidak hanya seorang yang Religius tapi juga berjiwa milenial dan memiliki visi luas dan jelas.
“Kami Partai Nasionalis selalu bersama Religius, dan juga mengharapkan pendamping yang milenial dan visioner” kata Ketua DPC PDIP Kota Mataram Made Slamet kepada kanalntb.com, Senin (29/07).

Saat ini PDIP terus melakukan konsolidasi dan komunikasi dengan sejumlah partai politik.

“Komunikasi politik dengan partai religius terus kita lakukan, banyak juga partai nasionalis yang figurnya religius,” bebernya.

Menurut Made, ada beberapa nama yang masuk dalam pembahasan Calon Wakil Walikota. Namun dia masih enggan menyebutkan identitas mereka.

“Kami mencari pendamping Selly sosoknya yang tidak hanya religius dan Milenial saja tapi Visioner karena sekarang eranya anak muda,” ungkapnya.

Kata made, PDIP memiliki struktur sampai bawah, sehingga dalam memutuskan tidak serampangan.

“Kami pengurus ini dari PAC dan paling bawah namanya anak ranting, ranting, ada kecamatan cabang. Terus turun mendengarkan aspirasi masyarakat kan begitu, kita cuman berangkat dari informasi sosok mana yang diincar oleh masyarakat kan begitu, karena kita ingin menang,” ungkapnya.

Kata Made, hasil dari turun menyerap aspirasi tersebut mengerucutlah nama Calon Walikota Selly yang akan diusung.

Baca Juga:

“Setelah turun memang Selly nama yang muncul. Tetapi kan kita belum pernah bicara yang jauh, karena beliau ASN kan gitu ya, kita harus hormati juga, tapi kan ini namanya aspirasi dari bawah belum kita sampaikan juga,” ungkapnya.

(pur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here