Dewan Ingatkan Gubernur NTB Selektif Pilih Sekda
Foto: Dr TGH Hazmi Hamzar (kiri), Dr Raihan Anwar (kanan). (dok.KANALNTB.COM)

MATARAM, KANALNTB.COM – Dalam menjalankan pemerintahan Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah (DZ) yang dikenal lincah untuk mengimbanginya harus memilih sekretaris daerah (sekda) yang cekatan. Karena tugas sekda sangat berat, yakni jabatan pimpinan tertinggi di NTB yang menggawangi seluruh Pegawai.

Anggota DPRD NTB dari Fraksi PPP Dr TGH Hazmi Hamzar mengingatkan Gubernur NTB, agar selektif dalam memilih sekda, karena sekda memiliki tugas membantu Gubernur dalam hal mengatur pemerintahan. Dalam sebuah lembaga atau organisasi peran sekda amatlah penting.

“Calon Sekda itu tidak neko-neko, karakter lemah lembut, bisa membangun komunikasi dengan semua kalangan, termasuk legislatif dan bisa melengkapi gubernur serta orang yang sejuk. Kita harus bisa mencari karakter mantan Sekda seperti M Nur dan Pak Malik,” katanya kepada kanalntb.com, Jumat (19/07).

Oleh karena itu, ujar dia, para calon sekda harus lebih muda dari Gubernur NTB Zulkieflimansyah agar dalam menjalankan pemerintahan tidak merasa lebih tinggi.

“ Sekda Harus lebih muda dari Gubernur, supaya jangan ewuh pakewuh (sungkan: bahasa Jawa). Banyak pejabat yang hebat- hebat masih muda yang kita miliki di NTB ini. Seperti Presiden jokowi yang mencari menteri- mentrinya yang muda sekarang,” ujarnya.

“Banyak yang muda energik yang layak dari kepala dinas. Masukan kita ini harus betul-betul terlihat juga di struktur SKPD,” ucapnya.

Ia menuturkan, DPRD meminta agar calon sekda itu tidak partisan dan mampu mengelola keuangan daerah. “Terutama membangun hubungan komunikasi yang baik dengan legislatif dan stakeholder yang lain,” tuturnya.

Anggota DPRD NTB dari Partai Nasdem Dr Raihan Anwar juga menyebut dalam birokrasi itu jenjang kepangkatannya untuk bisa sampai kepada jabatan pimpinan tinggi eselon I itu dia butuh waktu dalam meraih untuk jenjang karir itu.

“Sehingga usianya itu mungkin sudah kepala lima atau 50 tahun,” ungkapnya.

Menurut Raihan, syarat-syaratnya jabatan pimpinan madya sudah mengikuti sespim tertentu, karena itu butuh waktu berapa tahun untuk bisa naik jabatan itu, bisa juga sudah pernah kepala dinas terus kepala biro, Asisten kalau bisa kepangkatannya dia sudah masuk IV d.

Baca Juga:

“Salah satu prinsip birokrasi di dalam UU No 6 tahun 2014 ada sistim menitokrasi, menik sisitem itu apa? seorang birokrat yang memiliki keahlian dan kompetensi lebih tinggi, kinerja yang lebih baik memenuhi semua persyaratan itu untuk didapatkan di jabatan pimpinan, pimpinan tinggi misalnya. Itu bisa untuk dicalonkan ke sana untuk jabatan satu-satunya pimpinan tinggi itu di NTB hanya sekda. itu eselon I d kalau jaman dulu, itu bisa,” tegasnya.

(pur)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here