Gempa Besar Kembali Landa KLU, Puluhan Korban Berjatuhan
Foto: Simulasi penanganan korban gempa. (ist)

Lombok Utara, KanalNTB.com – Gempa berkekuatan 7 SR kembali mengguncang Kabupaten Lombok Utara (KLU) Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (5/11). Akibat gempa tersebut puluhan warga dan pelajar jadi korban dan mengalami luka-luka. Hal tersebut mewarnai simulasi latihan penanggulangan bencana yang digelar Korem 162/WB di Lapangan Tioq Tataq Tunaq Tanjung.

Danrem 162/WB, Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos, SH., mengatakan simulasi ini adalah latihan penanggulangan bencana alam. Pengalaman dari bencana gempa 2018 lalu yang pernah menimpa NTB dan Lombok Utara khususnya, patut dilakukan langkah-langkah latihan untuk meminimalisir korban jiwa.

Seperti diketahui, kata Danrem, NTB merupakan daerah yang dilingkari oleh cincin api (Ring Of Fire) dimana sewaktu-waktu menimbulkan bencana. Kaitan dengan itu, jajaran Korem 162/WB mendapatkan perintah langsung dari Pangdam IX Udayana Bali untuk melaksanakan latihan penanggulangan bencana.

“Untuk mengantisipasi kejadian bencana tahun lalu maka kami berikan pelatihan sejak seminggu yang lalu. Pelatihan berupa teori sampai real teknis sampai taktis, tujuannya untuk melatih seluruh aparat yang ada di NTB,”ujarnya.

Menurutnya, bukan hanya TNI maupun Polri yang harus mendapatkam pelatihan tetapi personil BNPB, Tagana, Basarnas, PMI termasuk Kominfo maupun BMKG. Kemudian yang menjadi pesertanya itu anak pelajar dan masyarakat.

“Simulasi ini bertujuan apabila ada bencana nanti kita tidak panik dan sudah siap untuk bagaimana menyelamatkan diri. Sehingga meminimalisir korban mulai dari bagaimana proses evakuasi, proses pengobatan hingga pendistribusian logistik,”jelasnya.

Foto: Simulasi penanganan korban gempa. (ist)

Tahun lalu, lanjutnya, pada saat bencana gempa terjadi TNI juga banyak melibatkan komunitas-komunitas seperti Trabas, Trek Order, Eox hingga Gojek. Dan pada simulasi ini juga mereka dilibatkan pada proses pendistribusian logistik.

Rizal menambahkan, pelibatan semua pihak dalam simulasi latihan penanggulangan bencana ini tujuannya untuk lebih sigap lebih profesional lagi dalam menghadapi bencana yang setiap saat bisa datang.

Baca Juga:

“Jumlah personil yang kita libatkan sekarang ini sebanyak kurang lebih 700 personil. Mereka dari berbagai satuan di TNI dan Polri dan sipil yang dilatih sekitar 300 orang sehingga total semua yang dilibatkan mencapai 1000 lebih dalam pelatihan ini,”tandasnya.

(Eza)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here