Galian C Masih Jalan, Tim Gabungan Razia Truk Pengangkut Material di KLU
Foto: Razia truk pengangkut material galian C di KLU. (KANALNTB.COM)

LOMBOK UTARA, KANALNTB.COM – Menindak lanjuti rapat terpadu penertiban izin dan pengangkutan galian C di Kabupaten Lombok Utara, tim penertiban yang terdiri dari gabungan Satpol PP, Dishublutkan, dan aparat kepolisian menggelar razia khusus truk pengangkut material yang tidak taat aturan, Selasa (2/7).

Kabid Penegakan Perda Satpol PP dan Damkar Lombok Utara Totok Surya Saputra mengungkapkan, razia gabungan ini dilaksanakan pada pagi di dua lokasi. Yang pertama di Dusun Telaga Wareng Kecamatan Pemenang, dan lokasi kedua berada di jalur Montong Pal.

“Razia ini guna menertibkan, supaya mereka (sopir truk. red) mematuhi aturan sebagaimana hasil dari sosialisasi sebelumnya,” ungkapnya.

“SPT yang kita terima hari ini. Cuma berdasarkan ini kita akan evaluasi setelah itu mungkin kita pertimbangkan lakukan lagi. Sampai kondusif bukan hanya sehari dua hari, kalau kami juga di pos jaga yang di bentek anggota kami tetap stand by, “imbuhnya.

Secara umum sopir truk yang membawa material di KLU, 80 persen sudah sadar akan menutup bak mereka. Hanya saja, ada saja satu atau dua truck yang didapatu tidak menggunakan bak penutup material.

“Kita tegur, dia bukan tidak bawa terpal penutup, tapi kadang diselip di bawa kursinya. Kalau ke depan yang kelaparan tidak menutup bak truk dengan terpaksa kita bawa mobilnya,” tegasnya.

Kabid Perhubungan Darat Dishublutkan Lombok Utara Lalu Sahrip Arifin mengaku, gelaran operasi gabungan ini menindaklanjuti hasil rapat beberapa waktu yang lalu. Pasalnya, diketahui terdapat sejumlah pengusaha galian c yang belum mengurus izin. Terlebih, keberadaan truck pembawa material ini kerap dikeluhkan warga lantaran sopir terkesan ugal-ugalan dan tidak memakai penutup bak.

“Ini dalam rangka menindaklanjuti hasil rapat pada waktu itu. Selain itu tupoksi kita yang darat untuk kendaraan kelayakannya mobil angkutan,” tegasnya.

Kesempatan yang sama, Kasat Lantas Polres Lombok Utara Iptu I Made Tisna menjelaskan dari hasil razia ini setidaknya tercatat 7 truck yang mendapat tilang. Mereka mayoritas tidak mampu menunjukkan surat-surat dan tidak membawa terpal penutup bak pengangkut.

“Komitmen kita untuk menertibkan para sopir sehingga memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan yang lain, “ujarnya.

Di Telaga Wareng sendiri lanjut Tisna ada tiga truck yang ditilang, sedangkan di Montong Pal ada empat truck. Komitmen dengan Polpp dan Dishub dalam rangka menegakkan Perda Nomor 1 tahun 2015 dan UU 22 tahun 2019.

Baca Juga:

“Ini akan kita pantau terus, lebih-lebih akan ada operasi patuh tanggal 8 selama 14 hari ke depan. Saya imbau kepada pengemudi dijalan umum agar mentaati peraturan, “pungkasnya.

(Eza)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here