Pemerintah Kota Mataram bersama DPRD, melibatkan Akademisi menggelar FGD tentang inovasi birokrasi berbasis digital. (Foto: kanalntb.com/dewi)

MATARAM, KANALNTB.COM – Focus Group Discussion (FGD) akan mendorong Kota Mataram Sebagai Kota Inovasi.
Kedepan, pemerintah kota Mataram akan tetap melakukan dan mencetuskan berbagai inovasi baru, salah satunya adalah inovasi birokrasi yang berbasis digital.

Demikian pemikiran mengemuka pada diskusi yang dihadiri oleh Asisten I, Setda kota Mataram,  Anggota DPRD dan tokoh tokoh Akademisi yang digelar di kantor DPRD Kota Mataram, Rabu (11/4).

Pemerintah Kota Mataram bersama DPRD, melibatkan Akademisi menggelar FGD tentang inovasi birokrasi berbasis digital. (Foto: kanalntb.com/dewi)

Dalam kesempatan ini Ketua DPRD Kota Mataram, H.Didi Sumardi, mengatakan pemerintah kota Mataram akan mengaplikasi berbagai bentuk inovasi baru dalam birokrasi dengan menggunakan kemajuan teknologi berbasis digital.

“Kedepan kita akan terapkan itu (Birokrasi Digital -Red). Tinggal bagaimana kita menggunakannya saja, semakin bijak cerdas kita maka akan semakin bermanfaat,  tetapi sebaliknya, jika tidak di manfaatkan maka akan menjadi malapetaka bagi kita semua,”ungkapnya.

“Itu teorinya untuk menekan penyimpangan, satu perubahan keadaan yang menuntut kita untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman,” imbuhnya.

Lebih lanjut Didi menjelaskan, jika pemerintah tidak adaptif dan tidak responsif terhadap perkembangan zaman saat ini maka akan sulit maju, dan siap-siap akan tertinggal serta tidak bisa memiliki keunggulan komparatif.

Selain itu, menurutnya juga akan menghambat pemberdayaan manusia, maka akan semakin terbelakang. Jika demikian maka seseorang itu akan semakin mudah untuk dipecah dan diadudomba. Lanjutnya, jika inovasi ini berhasil dilakukan maka itu akan bisa menjadi suatu lompatan untuk maju.

“Nah tinggal sekarang ini bagaimana kita bersinergi dengan eksekutif, sektor-sektor lainnya, agar jangan sampai orang sudah maju, kita masih tidak berubah dan masih saja tertinggal,” katanya.

Sementara itu Lalu Mertawang memaparkan, reformasi perubahan dan pembaharuan yang akan dilakukan antara lain yaitu mewujudkan tata sistem kelola pemerintahan yang baik. Ia menegaskan, dengan adanya inovasi berbasis digital di semua sektor maka diharapkan dapat menciptakan sistem pemerintahan yang bersih dari KKN.

“Kita berharap birokrasi memberikan layanan yang baik bagi masyarakat,” pungkasnya. (Dewi)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here